Menghilang dari Skuad Manchester United, Ke Mana Jadon Sancho?

spot_img

Manchester United tengah menggila. Kemenangan 3-1 atas Everton di Piala FA membuat The Red Devils mencatat 7 kemenangan beruntun di semua kompetisi. MU terakhir kalah pada 6 November 2022 ketika takluk 3-1 di kandang Aston Villa.

Sementara itu, terakhir kali pasukan Erik Ten Hag mencatat hasil imbang adalah di laga pekan ke-13 Premier League pada 22 Oktober 2022. Kala itu, MU susah payah menahan imbang Chelsea. Selain jadi laga terakhir yang berakhir imbang bagi MU, laga tersebut juga jadi kali terakhir pendukung Setan Merah menyaksikan aksi Jadon Sancho.

Jadon Sancho Hilang dari Skuad MU Sejak 22 Oktober 2022

Dimainkan sebagai starter, Sancho yang dipasang di sayap kiri ditarik keluar Erik Ten Hag di menit ke-52. Tak ada yang menyangka kalau langkah Sancho ke bench tersebut jadi momen terakhir dirinya terlihat mengenakan seragam tanding Manchester United.

Setelah pertandingan tersebut, Jadon Sancho sebenarnya masih dibawa Erik ten Hag saat MU menjamu Sheriff Tiraspol di pertandingan kelima Europa League dan bertandang ke markas West Ham United di matchday 14 Premier League. Namun, di dua laga tersebut, Sancho hanya jadi penghangat bangku cadangan.

Setelah itu, Sancho benar-benar menghilang dari susunan pemain MU. Ia tak dibawa Erik ten Hag di 4 laga terakhir Setan Merah sebelum jeda Piala Dunia 2022.

Banyak yang menduga kalau Sancho akan kembali merumput pasca Piala Dunia 2022. Namun, saat MU meraih kemenangan 2-0 atas Burnley di babak keempat Carabao Cup, nama Jadon Sancho masih menghilang.

Berbagai isu pun merebak, sebab di laga terakhir MU di FA Cup kontra Everton, batang hidung Jadon Sancho belum juga terlihat. Artinya, pemain 22 tahun itu tercatat belum tampil lagi untuk Setan Merah sejak 22 Oktober 2022.

Lalu, apa yang sebenarnya terjadi? Ke mana perginya Jadon Sancho?

Performanya Mendadak Drop, Jadon Sancho Diasingkan ETH ke Belanda

Jadon Sancho sejatinya menjalani awal musim ini dengan cukup impresif. Setelah menjalani masa-masa sulit di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer dan Ralf Rangnick, Sancho berhasil dipulihkan Erik ten Hag.

Di laga pramusim, penampilan Sancho sungguh bagus. Ia berhasil mencetak 3 gol dalam 4 pertandingan. Performa itu berlanjut di Premier League. Sancho memiliki andil besar dalam kemenangan 2-1 Manchester United atas Liverpool di pekan ketiga Premier League. Ia mencetak gol pembuka yang membantu Setan Merah meraih kemenangan perdana mereka musim ini.

Setelah itu, Sancho jadi satu-satunya pencetak gol MU dalam kemenangan 1-0 di kandang Leicester City. 2 gol dalam 5 pertandingan pertama adalah sebuah prestasi yang lumayan. Sayangnya, setelah itu, pundi-pundi gol Sancho di Premier League terhenti.

Meski sempat mencetak 1 gol saat membantu MU menang atas Sheriff Tiraspol pada bulan September lalu, tetapi performa Jadon Sancho bisa dibilang menurun. Torehan golnya berhenti di angka 3 meski yang bersangkutan telah menjalani 14 pertandingan.

Tidak ada yang tahu pasti penyebab menurunnya performa Jadon Sancho secara tiba-tiba. Bahkan, situs transfermarkt yang biasanya sangat lengkap memberi informasi, sepertinya kali ini mereka tak tahu menahu soal penyebab absennya Jadon Sancho sejak 22 Oktober 2022.

Dalam situs mereka, Sancho hanya ditulis sakit. Itupun hanya terhitung dari 1 November hingga 14 November 2022 yang membuatnya absen dalam 4 pertandingan. Setelah itu, transfermarkt tak memberi keterangan penyebab hilangnya Jadon Sancho dari skuad Manchester United.

Kekhawatiran pun merebak ketika Sancho kedapatan menghapus seluruh postingannya di Instagram dan mengganti foto profilnya dengan latar hitam. Beberapa sumber menyebut Sancho sedang ada masalah pribadi yang membuatnya memilih rehat dari media sosial untuk fokus pada keluarganya dan mempersiapkan paruh kedua musim ini.

Namun, kejadian tersebut terjadi tak lama setelah namanya tak disertakan Gareth Southgate dalam skuad Piala Dunia 2022. Tak ayal, banyak pihak yang kemudian mengaitkan kejadian tersebut dengan keputusan Sancho rehat dari media sosial.

Seminggu setelah Piala Dunia 2022 bergulir, muncul kabar kalau Sancho tengah berlatih sendiri di Belanda. Dalam video yang beredar, Sancho tengah berlatih di klub amatir Belanda, OJC Rosmalen. Usut punya usut, itu merupakan program khusus dari Erik ten Hag untuk Jadon Sancho.

Ten Hag dikabarnya sadar betul akan performa dan kepercayaan diri Sancho yang menurun. Sancho kemudian menyetujui rencana Ten Hag untuk mengembalikan kebugaran dan mindsetnya. Ia kemudian diasingkan ke Belanda untuk menjalani program tersebut bersama pelatih yang dipercaya oleh Erik ten Hag.

Pada 14 Desember 2022, Erik ten Hag akhirnya angkat bicara dan mengungkap kalau anak asuhnya itu tidak dalam kondisi kebugaran yang tepat yang disebabkan oleh masalah fisik dan mental. Itulah kenapa Sancho absen di kamp pelatihan MU di Spanyol saat libur Piala Dunia.

“Saya sudah beberapa kali berbicara dengan Jadon dan saya rasa dia tidak akan kembali minggu ini. Sekarang dia dalam program fisik dan tujuan kami adalah untuk mendapatkannya kembali secepat mungkin. Tapi saya tidak bisa memberikan perkiraan kapan itu akan terjadi. Dia tidak cukup fit untuk berada di sana. Ini adalah kombinasi dari fisik dan mental,” kata Ten Hag dikutip dari DailyMail.

Sempat dikira akan comeback di laga melawan Burnley pada 21 Desember 2022, nama Jadon Sancho nyatanya masih tak dibawa Erik ten Hag. Tak ayal, absennya Sancho mendapat sorotan. Namun, lagi-lagi, Erik ten Hag tak bisa memastikan kapan bintang mudanya itu akan kembali.

Dukungan Erik ten Hag Untuk Jadon Sancho Patut Diapresiasi

Sejak berseragam MU, nama Jadon Sancho memang sudah mendapat sorotan. Sancho didatangkan MU dengan mahar 85 juta euro. Biaya tersebut menjadikannya sebagai rekrutan termahal keenam dalam sejarah Premier League. Selain itu, setelah kepergian CR7, Sancho yang digaji MU sebesar 350 ribu pounds per pekan jadi pemain dengan bayaran tertinggi kedua di Old Trafford.

Sayangnya, sejak musim panas 2021, Sancho baru menghasilkan 8 gol dan 4 asis dalam 52 penampilan. Maka wajar bila kini ia tengah terbebani dengan harga dan ekspektasi. Kekecewaan juga mungkin tengah meliputi Sancho setelah dirinya ditinggal Inggris di Piala Dunia 2022. Belum lagi soal ujaran rasis yang kerap Sancho dapat di akun media sosialnya.

Oleh karena itu, keputusan Erik ten Hag untuk mengasingkan Sancho ke Belanda adalah keputusan yang bijak. Ini juga jadi bukti betapa pedulinya Ten Hag akan kondisi dan perkembangan anak asuhnya. Alih-alih melepasnya, Ten Hag masih percaya dengan Sancho dan menganggapnya sebagai investasi masa depan.

Sejauh ini, pelatih asal Belanda itu juga sangat melindungi Jadon Sancho dari media dan sangat berhati-hati dalam memberi pernyataan. Tahu sendiri bagaimana media Inggris memperlakukan bintang-bintang mahal mereka.

Dalam setiap pernyataannya, Ten Hag juga tidak ingin memberi tekanan kepada Sancho dengan memberinya deadline. Ia begitu mendukung Sancho untuk kembali pulih dan menemukan kembali performa terbaiknya.

Sancho sendiri sebenarnya sudah terlihat kembali ke Carrington pada awal Januari kemarin. Namun, sejauh ini ia baru sebatas menjalani latihan individu secara terpisah.

Pada akhirnya, memang tidak ada yang tahu persis tentang apa yang terjadi dengan Jadon Sancho, kecuali Erik ten Hag dan Manchester United. Namun, apa yg mereka lakukan kepada Sancho patut diapresiasi.

Kepada The Guardian, Erik ten Hag sebenarnya mengaku butuh amunisi tambahan di lini depan mengingat kurangnya kedalaman di lini serang MU dan Jadon Sancho adalah figur yang ia maksud. Ten Hag sebenarnya tak sabar, tetapi ia harus menunjukkan kesabaran karena beberapa proses tak dapat dipaksakan.

Sekali lagi, Erik ten Hag juga tidak dapat menentukan kapan pemain berusia 22 tahun itu akan kembali. Namun, Ten Hag percaya bahwa Jadon Sancho telah berada dalam jalur yang tepat dan akan memberi kontribusi besar saat berada dalam kondisi prima.

“Pemain sepak bola bukanlah robot. Tidak ada orang yang sama. Saya pikir untuk semua orang, Anda memerlukan pendekatan individual. Kami pikir, bekerja sama dengan Jadon, itu adalah pilihan terbaik,” kata Erik ten Hag dikutip dari The Guardian.

https://youtu.be/ru72tc8jrGo
***
Referensi: DailyMail, The Guardian, Express, Transfermarkt.

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru