Indonesia akan menjadi tuan rumah gelaran akbar Piala Dunia U-20 di tahun 2023 nanti. Ini jadi ajang penting munculnya generasi-generasi muda sepakbola dunia. Seperti Messi dan Aguero yang pernah menjuarai Piala Dunia U-20 bersama Argentina di tahun 2005. Untuk Indonesia sendiri, meskipun tidak menargetkan untuk juara ini bisa mengasah kemampuan garuda muda nantinya.
Tapi tentu saja, sebagai tuan rumah Indonesia tidak mau jadi bulan-bulanan negara lain. Atau hanya jadi negara penghibur yang perannya sebagai lumbung gol untuk tim nasional lainnya. Indonesia tetap punya ambisi untuk bisa melangkah sejauh mungkin. Untuk itu, garuda muda baru-baru ini menjalani pemusatan latihan di Turki.
Di sana mereka melakukan serangkaian uji coba guna mempersiapkan diri di Piala Dunia U-20 nanti. Selain itu juga akan mempersiapkan Piala Asia U-20 yang juga akan digelar tahun 2023. Dari empat laga uji coba yang sudah dilakukan, timnas meraih dua kemenangan, satu kali kalah, dan satu kali imbang.
Daftar Isi
Timnas 2-1 Cakallikli spor
Laga uji coba pertama timnas U-20 adalah melawan klub lokal Turki, Cakallikli Spor pada tanggal 24 Oktober lalu. Di pertandingan itu, timnas berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-1. Gol skuad garuda muda di cetak oleh Ginanjar Wahyu di menit ke-17 lalu gol kedua dituntaskan oleh Ricky Pratama di menit ke-85. Kemenangan di pertandingan pertama mereka di Turki Ini tentu jadi hasil positif untuk timnas U-20.
Namun, Coach STY tetap memberikan beberapa Evaluasi pada pertandingan itu. Diantaranya adalah turning pass sebagai cara membangun serangan dari lini pertahanan. Kemudian hal yang perlu diperhatikan untuk timnas lainnya adalah kemampuan mereka dalam mengambil keputusan. Lalu yang terakhir adalah para pemain timnas harus meningkatkan skill bola mati.
Timnas 1-2 Turki u20
Dua hari setelah pertandingan pertama atau tepatnya pada tanggal 26 Oktober, Timnas U-20 menghadapi lawan yang jauh lebih sulit, yaitu timnas U-20 Turki. Di pertandingan tersebut anak asuh Shin Tae-yong harus menelan kekalahan dengan skor 2-1. Gol Dony Tri Pamungkas terasa sebagai gol hiburan saja karena diciptakan di penghujung laga ketika sudah tertinggal dua gol.
Dari pertandingan ini, Coach STY menilai timnas U-20 sudah ada peningkatan dari pertandingan sebelumnya. Di pertandingan ini, timnas muda bisa bermain apik di babak pertama. Meskipun begitu, STY mengungkapkan kalau lini depan timnas masih kurang tajam dan lini belakang sering kecolongan.
Timnas 3-1 Moldova
Kekalahan melawan timnas Turki dibayar tuntas oleh garuda muda di pertandingan selanjutnya. Mereka bisa menekuk timnas U-20 Moldova dengan skor 3-1. Setelah kebobolan terlebih dahulu, Indonesia berhasil comeback lewat gol Rabbani Tasnim di menit ke-58, Muhammad Ferarri di menit ke-73, dan gol dari Marselino Ferdinan di menit ke-79.
Dari pertandingan ini masih ada yang perlu diperbaiki oleh timnas U-20 Indonesia. Yaitu barisan pertahanan yang lemah dalam mengantisipasi bola mati. Itu juga lah yang membuat Indonesia sempat tertinggal lebih dulu.
Timnas 0-0 Moldova (leg 2)
Pertandingan melawan Moldova sendiri dilaksanakan sebanyak dua kali. Pertandingan kedua dilaksanakan pada Jumat kemarin. Kali ini Indonesia tidak mampu mengulangi kemenangan di pertandingan sebelumnya. Indonesia hanya mampu mengakhiri laga dengan skor kacamata.
Di pertandingan ini Coach STY melakukan beberapa perubahan formasi dengan merotasi para pemainnya. Namun, hasilnya tidak terlalu memuaskan. Indonesia mampu menguasai bola dan jalannya pertandingan, tapi tidak ada banyak peluang yang tercipta dari lini serang.
Dari serangkaian pertandingan uji coba timnas U-20 di Turki, Indonesia masih memiliki banyak PR yang harus diselesaikan sebelum gelaran Piala Dunia U20 dan Piala Asia U20. Timnas U-20 dikabarkan akan berangkat ke Spanyol untuk kembali menjalani pemusatan latihan dan kembali melakukan laga-laga uji coba di sana.


