Dalang Dibalik Sukses Real Madrid Datangkan Pemain Muda Terbaik

spot_img

Meledaknya mutiara-mutiara muda Real Madrid macam Valverde, Rodrigo maupun Vinicius, ternyata ada sosok pria yang sangat berpengaruh besar di baliknya. Los Blancos punya yang namanya pemandu bakat handal yang jago mencomot para pemain potensial dari belahan dunia mana pun, khususnya di wilayah Amerika Selatan.

Talenta-talenta muda pilihan tim scouting El Real kini menuai banyak pujian berkat kesuksesannya. Meskipun kalau dilihat, tak semua talenta muda yang didatangkan berhasil, ada juga yang gagal. Lantas, siapa sih sebenarnya dalang di balik proyek pencarian bakat di Madrid selama ini?

Utusan Langsung Florentino Perez Yang Berawal Dari Jurnalis

Dalang di balik semua ini adalah pria bernama lengkap Jose Antonio Calafat De Souza, atau sering dikenal dengan nama Junior Calafat. Calafat meskipun dari Spanyol, namun ia besar dan tumbuh di Brazil. Asal tahu saja, Calafat ini awalnya adalah seorang jurnalis di media Spanyol, AS. Ia lama di situ dan kemudian sempat menjadi komentator bola juga di stasiun TV Canal Plus.

Nah, dari ia menjadi komentator bola tersebut, Calafat jadi kenal dan berteman dengan para pemain Real Madrid macam Ronaldo Nazario, Roberto Carlos, sampai Kaka. Pertemanan itulah yang membuat Calafat memiliki akses khusus untuk memberitakan sisi internal Real Madrid.

Hingga akhirnya ia mengenal seorang Oscar Ribot. Orang yang saat itu bekerja sebagai kepala biro pers resmi Real Madrid. Merasa diperlakukan dengan baik oleh klub, membuat Calafat mulai menaruh perhatiannya kepada Real Madrid. Hingga ia sempat sesekali menyodorkan sarannya dalam hal transfer. Ia pernah mengatakan pada Ribot untuk ngasih tahu ke manajemen Madrid untuk merekrut seorang Isco dan Casemiro.

Masukan-masukan Calafat melalui Ribot serta kemampuannya menemukan talenta muda potensial, nampaknya sampai di telinga Presiden Madrid Florentino Perez. Akhirnya di tahun 2014, Calafat diangkat langsung oleh Perez sebagai salah satu pemandu bakat. Ia awalnya dipercaya memangku jabatan sebagai kepala perekrutan pemain asal Amerika Selatan saja. Namun selang beberapa bulan kemudian, ia langsung dipromosikan sebagai kepala departemen pemandu bakat internasional Real Madrid.

Sejak saat itulah, Calafat menjadi salah satu orang penting yang kerap hadir pada pertemuan para petinggi klub untuk membahas pemain mana yang akan didatangkan. Hari-harinya ia habiskan untuk memantau talenta-talenta muda dari seluruh penjuru dunia yang akan siap dipakai untuk tim akademi maupun tim utama Real Madrid

Metode Calafat Dalam Merekrut Pemain Muda

Calafat punya ciri khas tersendiri dalam merekrut mutiara terbaik incarannya. Ia lebih mengedepankan aspek hubungan pribadi dan sentuhan kekeluargaan dengan sang calon pemain. Tak segan ia bolak-balik menemui pemain guna intens berkomunikasi langsung secara tatap muka.

Calafat tak hanya mendekati pemain sebatas bisnis jual beli. Ia juga menyentuh sisi keluarga si pemain, terutama orang tuanya. Dengan cara meyakinkan maupun menjamin karir anaknya nanti di Madrid.

Sebagai contoh, ketika ia mendatangkan Vinicius Junior pada musim 2018/19 silam. Menurut Marca, ketika itu Calafat rela bolak balik Spanyol-Brazil sampai sepuluh kali hanya untuk memantau dan berbicara langsung tatap muka dengan Vinicius yang waktu itu masih berusia 16 tahun. Ia berusaha menjadi layaknya teman sekolah yang baik bagi Vinicius dengan selalu ngobrol dan nongkrong bersama.

Namun tak hanya ikatan emosional saja yang dikedepankan Calafat dalam melihat pemain. Ia juga tak luput dari analisis yang detail dan mendalam. Calafat dalam melihat pemain, sebelumnya juga memerlukan waktu berjam-jam untuk menganalisanya. Sebelum memulai pada langkah berikutnya untuk melakukan pendekatan resmi.

Naluri dan kecerdasanya sering juga digunakan dalam menentukan pemain mana yang akan segera didekati. Berkat kerja metode Calafat itulah, ia kini mampu dikenal dunia luas sebagai aktor kesuksesan Madrid membawa pemain muda potensial selama ini. Bahkan kini ia masuk nominasi pemandu bakat terbaik di dunia versi Globe Soccer Awards.

Hasilnya Nyata Rodrigo, Vinicius Maupun Valverde

Hasilnya memang terbukti. Bakat-bakat menawan dari Amerika Selatan kini meroket di Real Madrid. Bakatnya yang diasah dan dikembangkan oleh tangan pelatih yang tepat seperti Ancelotti, menjadikan para rekrutan Calafat macam Rodrigo, Vinicius, maupun Valverde kini menjadi tulang punggung kesuksesan Los Merengues.

Dalam merekrut pemain-pemain tersebut, Calafat juga memikirkan tentang harga. Tidak asal bayar saja. Misal saja Federico Valverde. Dulu Calafat hanya mengeluarkan kocek 4,5 juta euro untuk menebusnya dari klub asal Uruguay, Penarol. Namun kini berkat performanya yang gacor, Valverde memiliki harga pasaran yang terus meroket.

Selain pemain yang sukses, operasi pencarian bakat Calafat juga pernah menemui kegagalan. Pemain muda yang ia datangkan gagal bersinar. Sebut saja seperti Lucas Silva yang dibeli dari Cruzeiro pada musim 2014/15, yang sekarang entah berada di mana. Sergio Diaz yang dibawa dari klub Paraguay, Cerro Porteno pada musim 2016/17 juga tak bersinar.

Selain gagal bersinar, ada pula rekrutan Calafat yang gagal di Real Madrid. Reinier yang dibawa dari Flamengo hanya dipinjam-pinjamkan. Luka Jovic yang gagal berkembang di Real Madrid. Brahim Diaz yang didatangkan dari Manchester City maupun Martin Ødegaard yang didatangkan dari klub Norwegia, Strømsgodset juga sama-sama tak mampu dioptimalkan kualitasnya oleh Real Madrid.

Dipertahankan Perez

Walaupun begitu, Calafat tetap dipercaya sebagai kepala departemen pencari bakat El Real. Ia bertanggung jawab langsung kepada Perez lewat jajaran direksi yang dipegang Ramon Martinez dan Manuel Fernandez.

Kini, Calafat mulai memunculkan proyek barunya lagi dengan mengendus bakat penyerang muda bernama Endrick Felipe. Pemain Palmeiras berusia 16 tahun itu sekarang menjadi target utama bidikan Calafat. Ia dan tim kini kabarnya juga sudah bolak-balik ke Brazil untuk berkomunikasi dengan sang pemain.

Pertanyaannya, apakah Endrick akan jadi “The Next” Vinicius, Rodrigo, maupun Valverde? Atau malah justru akan jadi “The Next” Reinier, Lucas Silva maupun Sergio Diaz? Yang jelas, hal yang terpenting bagi publik Bernabeu maupun Presiden Perez sekarang adalah keharusan mengucapkan beribu-ribu terima kasih atas jasa Calafat selama ini.

Sebab rekrutan-rekrutan Calafat kini sudah menjelma menjadi calon superstar yang berharga di masa depan. Seandainya Calafat terus dipertahankan Perez, tak menutup kemungkinan ia akan terus membawa mutiara-mutiara muda baru ke Santiago Bernabeu di masa depan.

https://youtu.be/uYoeL517bgQ

Sumber Referensi : marca, espn, sport.es, footballespana

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru