Napoli masih menjadi tim yang paling galak di Serie A. Mereka berhasil menaklukan Serigala Ibu Kota, AS Roma pada lanjutan laga Serie A Senin dini hari tadi. Pada pertandingan yang berlangsung di Stadio Olimpico itu, Partenopei bisa mengemas tiga poin penuh setelah mengalahkan anak asuh Jose Mourinho dengan skor 1-0. Hasil ini memantapkan kedudukan Napoli di puncak klasemen sementara Serie A dengan raihan 29 poin. Selain itu Napoli juga mengulang rekor menakjubkan yang tercipta lebih dari 35 tahun yang lalu.
AS Roma bisa mengimbangi permainan Napoli di babak pertama. Roma terlihat tampil ngotot untuk bisa mengalahkan Napoli di pertandingan itu. Kesempatan untuk unggul sebenarnya bisa didapatkan Napoli terlebih dahulu di menit ke-37 setelah Ndombele di jatuhkan oleh Rui Patricio di dalam kotak penalti. Tapi setelah wasit mengecek VAR, penalti tidak jadi diberikan.
Gol Victor Osimhen pada 10 menit jelang laga usai, memantapkan posisi Napoli di puncak klasemen #SerieA dengan total 29 poin 📈😎
Belum pernah kalah nih 🔥#RomaNapoli pic.twitter.com/oEAk8Dm2VZ
— GOAL Indonesia (@GOAL_ID) October 23, 2022
Masuk ke babak kedua, Roma masih saja tidak bisa menembus barisan pertahanan Napoli. Malah Napoli yang beberapa kali mendapatkan peluang untuk mencetak gol. Akhirnya napoli bisa memecah kebuntuan di menit ke-81. Victor Osimhen dengan mudah memenangkan duel satu lawan satu dengan Chris Smalling sebelum melepaskan tendangan keras. Keunggulan 1-0 untuk Napoli pun bertahan sampai babak kedua selesai.
Rekor Kemenangan Napoli
Setelah pertandingan berakhir, Victor Osimhen mengatakan bahwa kemenangan ini adalah kemenangan yang spesial untuk Napoli. Ia juga mengucapkan kemenangan ini adalah berkat dari solidaritas tim yang kuat.
“Kita punya solidaritas yang kuat di tim dan para pemain inti maupun pemain cadangan tau apa yang harus mereka lakukan jika kesempatan datang. Dan kami hanya mau melanjutkannya terus seperti ini” Ucapnya.
Ia juga mengucapkan bahwa hasil ini tidak lepas dari sang allenatore, Luciano Spalletti. Pelatih itu menjadi komponen utama bagi Napoli mencapai hasil positif di musim ini.
“Kami hanya perlu untuk terus mengikuti arahan dari pelatih. Juga melanjutkan setiap momentum di setiap pertandingan, ini tidak akan mudah.”
Perjalanan Napoli di Awal Musim ini memang fenomenal. Dan hasil ini semakin memantapkan Napoli di puncak klasemen, menjaga jarak dari AC Milan yang menduduki peringkat kedua. Tidak hanya itu, dengan kemenangan ini berarti Napoli sudah menang dalam 11 pertandingan berturut-turut di semua kompetisi.
11 – #Napoli have won 11 matches in a row in all competitions for the second time in their history since 1929/30, after 11 wins consecutive among April and September 1986 under Ottavio Bianchi. Magnificent.#RomaNapoli #SerieATIM pic.twitter.com/CiNVVj6EsR
— OptaPaolo 🏆 (@OptaPaolo) October 23, 2022
Terakhir kali rekor itu tercipta adalah pada tahun 1986 ketika Maradona masih menjadi kapten Napoli. Saat itu Napoli bersama Maradona menjadi tim yang perkasa di Serie A. Dan di akhir musim 1896/97 Napoli bisa meraih gelar Scudetto dan mengangkat piala Coppa Italia.
Mourinho Tidak Terima
Untuk AS Roma sendiri, tentu hasil ini menjadi hasil buruk bagi anak asuh Jose Mourinho. Mou sendiri mengaku tidak terima dengan kekalahan AS Roma itu. Ia berkata bahwa timnya tidak pantas untuk mendapatkan kekalahan.
“Saya merasakan ketidakadilan dan merangkul para pemain saya. Mereka sudah melakukan segalanya dan saya pikir itu sudah cukup untuk bisa menghindari kekalahan. Kami tahu, siapa pun yang mencetak gol, itulah pemenangnya. Dan pemenangnya adalah Napoli.” Ungkap Mourinho.
Dengan hasil mengecewakan ini, AS Roma harus sabar duduk di peringkat kelima. Mereka masih harus memperjuangkan untuk bisa masuk ke zona Champions dengan duduk di peringkat empat besar. Saat ini, Roma tertinggal dua poin dengan Atalanta di posisi keempat dan terpaut tujuh poin dari pemuncak klasemen, Napoli.
Sumber referensi: Football Italia, ESPN, Eurosport


