Tim 4 Besar Inggris Ditinggal Pemain Andalan Berlaga di Piala Afrika, Untung atau Buntung?  

spot_img

Tim 4 Besar Inggris Ditinggal Pemain Andalan Berlaga di Piala Afrika, Untung atau Buntung?

Mundurnya gelaran Piala Afrika, yang seharusnya digelar tahun 2020 tapi justru baru terlaksana tahun 2021, memengaruhi beberapa klub, tak terkecuali klub-klub besar di Liga Inggris. Beberapa pemain kunci klub harus membela negara.

Gelaran Piala Afrika yang diundur bak dua sisi koin yang berbeda bagi klub-klub besar di Liga Inggris. Satu sisi, dengan kepergian pemain andalan ke Piala Afrika, ini memberi kesempatan bagi pemain pelapis. Namun di sisi lain, klub terutama pelatih harus memutar otak untuk mengatur ulang skemanya.

Klub-klub di empat besar Liga Inggris ini ditinggal pemain-pemainnya ke Piala Afrika. Lantas, dari situ, apakah klub-klub raksasa berikut akan loyo begitu saja?

Liverpool

Liverpool, klub yang kini berada di papan atas EPL itu harus rela ditinggal dua bomber andalan, Sadio Mane (Senegal) dan Mohamed Salah (Mesir), serta gelandang Naby Keita (Guinea).

Kehilangan Mohamed Salah bukan perkara sepele bagi Juergen Klopp. Sumbangsihnya musim ini pada The Reds selama 26 pertandingan cukup signifikan dengan torehan 23 gol dan 9 assist.

Kelihaian pria asal Mesir terdapat pada kemampuannya melakukan tendangan  sebanyak 4 kali dengan persentase 79,8% saban pertandingan.  Sementara kompatriotnya, Sadio Mane pun sudah dipercaya sebanyak 26 kali dengan catatan 10 gol dan 1 assist.

Kehilangan kedua bomber selama gelaran Piala Afrika 2021 mengharuskan Klopp memutar otak. Nama-nama seperti Jota dan Minamino bakal mengisi line up selama keduanya memperkuat negara. Sisi penyerang, Klopp masih bisa mengandalkan Origi dan Firmino.

Jota dan Minamino bisa memanfaatkan momen ini untuk menunjukkan konsistensi permainan dan urusan mencetak gol. Pasalnya, selama ini urusan gol The Reds masih bertumpu pada dua bomber yang harus membela Senegal dan Mesir itu.

Selain kedua itu, Naby Keita menjadi pemain Liverpool selanjutnya yang membela Guinea di Piala Afrika. Posisinya di Liverpool sebagai pemain tengah jadi pelapis utama. Meskipun lebih sering turun sebagai pengganti dalam 16 penampilan. Kemampuannya dalam umpan sukses mencapai 86,2%, dan lebih tinggi dari Salah dan Mane.

Kehilangan Keita membuat Milner digeser menjadi pemain tengah untuk menemani Henderson. Kemampuan pemain asal Inggris bakal menjadi tumpuan bersama pemain pengganti, Curtis Jones.

Kehilangan dua bomber plus pemain tengah menjadi urgen bagi Liverpool sebab tim nya sedang berusaha merapatkan jarak dengan pemuncak klasmen, Manchester City yang berselisih 11 poin.

Ketiganya akan absen saat di lima pertandingan ke depan saat Liverpool bersua Shrewsbury di Piala FA, semi final EFL Cup dua leg, melawan Arsenal, dan lanjutan Premier League menjamu Brentford, dan bertamu ke kandang Crystal Palace.

Chelsea

Kiper Chelsea, Edouard Mendy akan absen menjaga gawang The Blues selama membela Senegal di Piala Afrika 2021. Catatannya bersama klub London telah memainkan 26 kali dengan 12 clean sheet. Sementara pelapisnya, Kepa Arrizabalaga baru diturunkan 7 kali dengan 3 clean sheet.

Absennya Mendy, memastikan Kepa akan menjadi pilihan utama. Gawang The Blues akan dijaga olehnya saat menghadapi Chesterfield di Piala FA, semi final leg kedua melawan Tottenham serta lanjutan Premier League melawan Manchester City, Brighton, dan Tottenham Hotspur.

Chelsea juga bakal kehilangan penyerang sayap Hakim Ziyech untuk membela Maroko. Pos tersebut bakal diisi oleh Hudson Odoi, Pulisic atau Kai Havertz. Absennya eks Ajax ini tidak bikin Tuchel pusing.

 Manchester City 

Manchester City hanya kehilangan Riyad Mahrez yang membela Aljazair di Piala Afrika 2021. Pemain itu telah tampil membela The Citizen sebanyak 22 kali di berbagai ajang dengan sumbangsih 11 gol dan 4 asis.

Pemain berposisi penyerang kanan memiliki kemampuan dribble dan tembakan kaki kiri yang kuat. FBref, mencatat expected goal dan assist Mahrez ada di 5.1 dan 3.0. Raihan ini menjadikan ia sebagai andalan Guardiola untuk membongkar pertahanan lawan di sisi kiri untuk melakukan inverted.

Pos ini bisa ditempatkan Phil Foden maupun Raheem Sterling yang memiliki fleksibilitas sama baiknya. Fbref mencatatkan Foden expected goal 5.1 dan asis 3.0 sedangkan Raheem Sterling dengan torehan expected goal 7.0 serta asis 2.0.

Pep Guardiola masih punya pilihan lain, Bernardo Silva dan Joao Cancelo yang memiliki kemampuan di tepi kanan penyerangan Manchester City. Praktis, Pep tinggal milih siapa yang akan menggantikan Mahrez di pos sayap kanan.

Arsenal

Klub asal London, Arsenal akan ditinggalkan 6 pemain untuk membela negaranya di Piala Afrika 2021. Mereka adalah Thomas Partey (Ghana), Mohamed Elneny (Mesir), Pierre Emerick Aubameyang (Gabon), Nicolas Pepe (Pantai Gading), dan Omar Rekik (Tunisia).

Keenam pemain tersebut, Thomas Partey yang paling sering diturunkan, yaitu 16 pertandingan. Eks pemain Atletico Madrid dalam catatan Fbref memiliki kemampuan dribble dan tekel per 90 menit sebanyak 74 dan 67. Angka ini tertinggi dibanding Granit Xhaka.

Absennya Partey, menjadi angin segar bagi Granit Xhaka untuk kembali tampil impresif bersama The Gunners. Ia baru diturunkan 10 pertandingan oleh Arsenal di seluruh kompetisi.

Sementara dua penyerang yang akan absen, Pierre Emerick Aubameyang dan Nicolas Pepe baru bermain masing-masing 14 dan 9 kali. Sementara dua pemain lainnya, jarang diberi kesempatan oleh Arteta.

Keenam pemain akan melewatkan pertandingan semifinal Piala Inggris melawan Liverpool dalam dua leg, laga EPL melawan Tottenham, Burnley dan Wolves.

Arsenal menyumbangkan pemain terbanyak untuk berlaga di Piala Afrika 2021 disusul Crystal Palace empat pemain, Cheikhou Kouyate (Senegal), Jeffrey Schlupp (Ghana), Jordan Ayew (Ghana), Wilfried Zaha (Pantai Gading) dan Leicester City dengan Daniel Amartey (Ghana), Nampalys Mendy (Senegal), Wilfred Ndidi (Nigeria), Kelechi Iheanacho (Nigeria).

Absennya para pemain di liga untuk membela negara pada gelaran Piala Afrika, mengharuskan klub memutar otak. Bagi tim yang sedang sedang mempertahankan peringkat di empat besar, kedalaman skuad akan diuji dalam 4 pekan ke depan.

Pelatih juga bisa memaksimalkan pemain pelapis untuk tampil secara regular. Kesempatan ini tentu perlu dimaksimalkan pemain agar mampu kembali bersaing di skuad utama. 

Referensi: FBref, Who Scored, Sky Sport, Mirror, Daily Mail

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru