Transfer Absurd Yang Mengubah Sepak Bola Amerika Serikat Selamanya

spot_img

Musim 2006/07 jadi musim yang besar untuk David Beckham. Setelah segala gembar-gembor proyek los galacticos, Ia akhirnya bisa menjuarai La Liga juga. Itu adalah gelar La Liga pertama Madrid sejak musim 2002/03.

Tapi bukan hanya itu, musim 2006/07 juga musim dimana kontrak Beckham di Madrid habis. Ia tahu kalau dirinya sudah tidak dibutuhkan lagi oleh Madrid. Pelatih el real saat itu, Fabio Capello bahkan sudah jarang memainkan Beckham. Jadi, sudah jelas keputusan Beckham saat itu adalah meninggalkan Bernabeu. Tapi pertanyaannya, kemana?

Saat itu sebenarnya masih banyak klub yang menginginkan Beckham. Dari AC Milan bahkan Barcelona menggodanya untuk pindah. Tapi Beckham malah mengambil keputusan yang mengejutkan semua orang. Sangat mengejutkan sampai terasa begitu absurd. Ia memilih untuk pindah ke Amerika Serikat untuk memperkuat Los Angeles Galaxy.

Transfer Yang Absurd

Banyak yang tidak percaya langkah itu akan terjadi. Pemain sebesar David Beckham datang ke liga antah berantah bernama MLS adalah peristiwa yang absurd. Bahkan pemain terbaik MLS saat itu, Landon Donovan menganggapnya sebagai sebuah candaan. “David Beckham tidak akan pernah bermain disini” Katanya dikutip dari LA Times.

Tapi ini adalah proyek ambisius dari pemilik LA Galaxy, Tim Leiweke. Dilansir dari the athletic, Leiweke sudah mendekati Beckham sejak tahun 2002. Sejak Beckham bahkan masih bermain untuk Manchester United.

Itu menggambarkan seberapa besar tekadnya. Untuk mengubah pandangan dunia soal sepak bola di Amerika Serikat. Dan ia menganggap hanya Beckham satu-satunya orang yang mampu melakukan itu.

“Kami adalah seekor anjing yang berdayung di danau mencoba untuk tidak tenggelam. Atau kita bisa melepaskan anggapan itu, berpikir besar, dan mengubah liga selamanya. Tidak ada satu orang pun di muka bumi yang bisa melakukannya selain David Beckham” Ucap Leiweke dikutip dari planet football.

Di sisi lain, banyak orang yang mengkritik keputusan Beckham untuk pindah. Media menganggap kalau Beckham sudah menyerah pada sepak bola. Pindah ke Amerika adalah langkah Beckham dan istrinya, Victoria untuk mempersiapkan karir selebritis mereka.

Mengutip dari planet football, saat itu media The Guardian menulis “Keputusan Beckham menandai puncak dari strategi untuk mempertahankan brand nya. Sisi selebritisnya sudah melampaui bakatnya. Langkah ini menjadi penanda akhir karirnya yang penting”

Memang sulit menyangkal bahwa saat itu Beckham sudah melewati puncak karir. Ia adalah ikon dan pesepakbola yang hebat. Tapi usianya saat itu sudah menginjak 31 tahun dan performanya mulai menurun. Setahun sebelumnya, atau di tahun 2006 Beckham juga sudah mengundurkan diri dari kapten timnas.

Tapi tidak benar juga mengatakan kalau Beckham sudah menyerah pada sepak bola. Justru karena ia ingin membangun sepak bola di Amerika, ia mau pindah ke LA Galaxy.

“Saya datang kesini bukan untuk menjadi superstar. Bagi saya, ini semua tentang sepak bola. Memang sulit membuat sepak bola jadi olahraga terbesar di Amerika. Tapi saya tidak akan datang ke sini kecuali saya percaya bisa memberikan perbedaan” Ucap Beckham.

Kesepakatan Yang Tak Bisa Ditolak

Namun terlepas dari misi pentingnya itu, yang membuat semua orang heran adalah Beckham rela dapat gaji yang lebih sedikit di MLS. Di Real Madrid, Beckham menerima gaji sebesar 20 juta dolar per musim. Ia juga bisa dengan mudah menerima gaji serupa jika pindah ke klub Eropa lainnya.

Tapi di LA Galaxy, Beckham rela gajinya dipotong hingga 70%. Di Amerika ia hanya menerima gaji 6,5 juta per musim. Itu pun setelah MLS mengubah regulasinya. Peraturan sebenarnya adalah tim-tim di MLS tidak boleh memberikan gaji pemain sebesar 2,1 juta dolar.

Untuk mendatangkan Beckham, MLS membuat peraturan baru. Peraturan ini disebut dengan “Peraturan Pemain yang Dipilih”. Atau bahasa resminya adalah Designated Player Rule. Dimana satu pemain yang dipilih itu bisa menerima gaji yang lebih tinggi dari batasan. Dengan catatan gaji tersebut dibayarkan langsung oleh pemilik klub.

Tapi, itu tetap tidak menjelaskan mengapa Beckham mau menerima gaji lebih sedikit di liga yang belum berkembang. Meskipun Beckham bersikeras kalau kepindahannya bukan soal uang, tentu itu hal yang sulit dipercaya. Karena pasti ada keuntungan materi lain.

Dan itu memang benar. Untuk memikat perhatian Beckham, LA Galaxy menjamin superstar itu dapat bagian dari pendapatan klub tiap tahunnya. Ini termasuk penjualan merchandise, tiket, sponsor, sampai sekecil penjualan makanan-makanan di stadion. Selama itu masuk dalam keuntungan klub, Beckham dapat bagian.

Dan satu lagi kesepakatan yang membuat Beckham sudi ke Amerika Serikat. Yaitu MLS mengizinkan Beckham mendirikan klubnya sendiri di Amerika setelah pensiun. Dan ia dapat jaminan klubnya itu bisa masuk ke MLS dengan tarif tetap sebesar 25 juta dolar.

Karir Sepakbola Beckham di MLS

Tapi kesepakatan itu juga bukannya tanpa syarat. Untuk memenuhi kesepakatan tersebut Beckham harus bermain selama 5 tahun di MLS. Pada saat Beckham pensiun MLS juga harus sudah berkembang. Yang tadinya hanya beranggotakan 13 tim, jadi mencapai 20 tim.

Dengan kesepakatan itu, Beckham pun menjalani 5 musimnya di MLS. Sayangnya ia harus menjalani tahun pertamanya, tahun 2007 dengan sulit. Sebab ia datang dengan cedera pergelangan kaki yang didapatkan sejak masih bermain di Madrid.

Cedera itu membuat Beckham hanya bermain lima kali sampai akhir musim. Itu tahun debut yang sangat mengecewakan bagi para fans. Banyak penggemar yang datang langsung ke stadion hanya untuk nonton Beckham duduk di bangku cadangan. Kritik pun datang menerjang.

Tapi di musim keduanya, yang mana merupakan musim penuh pertamanya di Amerika, Beckham mampu membuktikan kelasnya. Ia memulai 25 pertandingan LA Galaxy di liga. Juga mencetak lima gol dan 10 assist. Sayangnya LA Galaxy gagal lolos ke babak playoff musim itu.

Di tahun 2009, drama terjadi. Beckham yang kangen dengan sepak bola Eropa menjalani masa peminjaman ke AC Milan. Meskipun hanya setengah musim, para pendukung LA Galaxy merasa Beckham telah berkhianat dengan pergi di tengah-tengah musim kompetisi.

Di tahun 2010, Beckham kembali pergi ke San Siro sebagai pemain pinjaman. Kali ini para fans benar-benar marah. Sebab setelah pulang ke LA, Beckham malah dapat cedera. Tapi setidaknya ia bisa mempersembahkan piala Supporters’ Shield. Itu piala bergengsi pertama Beckham di Amerika Serikat.

Beckham menjalani masa-masa terbaik setelah itu. Ia berhasil membawa LA Galaxy juara liga back-to-back di musim 2010/11 dan 2011/12. Juga menjuarai Supporters’ Shield musim 2010/11. Selama di MLS, Beckham telah bermain 124 kali bersama LA Galaxy. Mencetak 20 gol dan 42 assist. Dan banyak momen tak terlupakan. Seperti tendangan bebasnya yang masih tajam dan gol dari sudut corner kick.

Perubahan Besar MLS

Kontrak Beckham di LA Galaxy habis di bulan Januari 2013. Ia memilih untuk pindah ke PSG untuk menghabiskan setengah musim terakhir 2012/13. Sebelum akhirnya memutuskan pensiun di musim panas 2013.

Selama kurang lebih 5 tahun karirnya di Amerika Serikat, Beckham sudah mengubah banyak hal. Saat Beckham pertama kali datang MLS hanya berisi 13 tim saja. Itu bertambah jadi 19 klub saat ia pensiun. Kini bahkan anggota MLS jadi 29 tim.

Sepak bola jadi olahraga yang semakin populer di Amerika. Sejak debut Beckham, penonton MLS meningkat sebanyak 40%. Kesepakatan hak siar televisi juga meroket. Dari hanya menghasilkan 8 juta dolar di tahun 2006, jadi 250 juta dolar di tahun 2022.

Nilai MLS juga jadi melonjak. Dari 37 juta dolar pada tahun 2008, menjadi 582 juta dolar pada tahun 2022. Itu adalah peningkatan nilai lebih dari 1.400%. Itu tidak hanya mensejahterakan liga, tapi juga para pemainnya. Rata-rata gaji pemain naik 500% sejak kedatangan Beckham.

Designated Player Rule yang tercipta dari penandatanganan Beckham dulu juga punya pengaruh. Ini memungkinkan klub MLS mendatangkan bintang-bintang Eropa. Pada akhirnya MLS bisa mendatangkan para pemain seperti Thierry Henry, Wayne Rooney, Zlatan Ibrahimovic, Kaka, Nani, dan tentu saja Lionel Messi.

Khusus untuk Messi, Beckham berperan langsung membawa bintang itu ke MLS. Masih ingat soal salah satu kesepakatan Beckham saat pindah ke LA Galaxy dulu? Ya, soal Beckham boleh mendirikan klubnya sendiri dan bisa masuk ke MLS.

Mengulang Siklus

Kurang lebih setengah tahun setelah pensiun, tepatnya di bulan Februari 2014, ia mengumumkan bahwa ia adalah pemilik klub baru MLS, Inter Miami. Klub ini harusnya launching di tahun 2017 kemarin. Tapi itu tidak berjalan sesuai rencana.

Membangun klub sepak bola dari nol ternyata tak semudah yang Beckham kira. Dari tahun 2014 sampai 2018 sudah ada lima kesepakatan yang gagal hanya untuk membangun stadium. Banyak konflik yang terjadi dengan pemilik bisnis dan tanah di Miami. Selama masa itu juga susunan kepemilikan Inter Miami mengalami perombakan tiga kali.

Beckham hampir menyerah melanjutkan proyek ini. Tapi ia dan co-founder, Jorge Mas memilih untuk tetap lanjut. Akhirnya di tahun 2020 Inter Miami resmi lahir. Namun proyek ambisius Beckham tidak berhakhir. Ia ingin Miami dan Amerika Serikat jadi rumah para pesepakbola terbaik di dunia. Langkah pertama adalah mendatangkan Messi.

Ketika muncul kabar Messi sudah setuju untuk pindah ke Miami, Leiweke berkata kalau ini adalah hal ironis. Transfer absurd yang merubah MLS kembali terjadi. Menariknya Beckham lah yang kini jadi dalangnya.

“Sungguh ironis Messi datang ke klubnya David. Pada akhirnya orang yang menciptakan peluang malah memanfaatkan peluang itu”

Dilansir dari the athletic, Beckham sebenarnya sudah lebih dari tiga tahun mendekati Messi. Strategi yang sama seperti saat Leiweke bertahun-tahun merayu Beckham untuk pindah ke MLS. Beckham juga menawarkan sebagian saham Inter Miami dalam kesepakatan Messi. Selain itu, Messi juga menjalin kesepakatan dengan Apple sampai Adidas.

Ya, Beckham menerapkan langkah yang sama persis saat ia pindah ke LA Galaxy dulu. Jadi bisa diprediksi bagaimana masa depan MLS nantinya. Harapannya, siklus bisa terulang. Messi bisa mendatangkan dampak yang sama dengan Beckham dulu. Atau, bahkan lebih besar lagi.

Sumber referensi: Times, HU, YS, Planet, Athletic, B/R

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rp109,000Rp125,000
Obral!
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rp109,000Rp120,000

Artikel Terbaru