Tak Semuanya Gacor, Bakat Benfica yang Melempem Setelah Dijual

spot_img

Benfica dikenal sebagai pengeruk fulus dari klub-klub besar Eropa dengan cara menjual talenta mudanya yang menjanjikan. Ederson, Ruben Dias, Bernardo Silva, Darwin Nunez, Joao Felix, hingga Enzo Fernandez adalah contohnya.

Banyak dari mantan talenta As Aguias tambah gacor setelah pergi dari Estadio Da Luz. Namun siapa sangka ada juga beberapa pemain yang justru melempem setelah hengkang. Jadi, perlu hati-hati juga para klub besar jika ingin membeli bakat dari Benfica.

Nelson Semedo (Barcelona)

Nelson Semedo adalah salah satu bek kanan terbaik Benfica selama musim 2016/17. Di musim tersebut, dua gol dan 12 assist dari 47 laga yang ditorehkan Semedo berpengaruh pada kesuksesan As Aguias dalam memperoleh tiga gelar sekaligus di musim tersebut.

Barcelona yang masih mendambakan sosok bek kanan agresif seperti Dani Alves, akhirnya kesengsem melihat penampilan Semedo di Benfica. Dari segi usia ketika itu Semedo juga tergolong menjanjikan, yakni masih 24 tahun.

Akhirnya El Barca menebus Semedo dengan mahar sekitar 30 juta euro pada musim 2017/18. Namun belum genap seminggu berseragam Blaugrana, ia sudah membuat gaduh. Semedo sempat heboh ketika berseteru dengan Neymar di sesi latihan pramusim.

Di musim debutnya, Semedo juga mengaku sulit beradaptasi dengan atmosfer La Liga. Ditambah beban bayang-bayang kesuksesan Dani Alves yang ia emban. Hal-hal tersebut sempat membuat Semedo merasa tertekan selama di Camp Nou.

Catatannya juga menurun dibanding musim sebelumnya ketika di Benfica. Ia hanya bisa ciptakan 2 assist saja di musim debutnya dari 36 laga yang telah dijalani. Sejak musim 2020/21, semedo sudah tak lagi di Barca. Semedo memilih hijrah ke klub medioker Liga Inggris Wolverhampton Wanderers.

Lazar Markovic (Liverpool)

Pemain berikutnya adalah gelandang serang asal Serbia, Lazar Markovic. Markovic adalah pemain berusia 20 tahun dari Benfica yang gacor pada musim 2013/14. Performanya dengan 7 gol dan 5 assist dari 46 laga di semua kompetisi berpengaruh bagi skuad As Aguias ketika meraup beberapa gelar di musim tersebut.

Talenta Markovic pun masuk radar Liverpool ketika dilatih Brendan Rodgers. Rodgers di musim tersebut banyak merekrut pemain di lini depan setelah ditinggal Luis Suarez ke Barca. Markovic akhirnya ditebus The Reds di musim 2014/15 dengan mahar sebesar 20 juta pounds.

Namun apa yang terjadi di musim debutnya ketika berseragam Liverpool? Markovic malah mengalami cedera tendon serius sehingga harus absen selama pramusim. Cedera tersebut mengakibatkan kondisi fisiknya jadi buruk.

Terbukti setelah kembali dari cedera, ia tak lagi prima. Ia sering kesusahan bersaing masuk skuad inti Rodgers. Ketika dimainkan pun pengaruhnya tak begitu mencolok.

Secara data, di musim debutnya Markovic hanya bermain 34 kali di semua kompetisi dan hanya mencetak 3 gol dan 1 assist. Nasib Markovic tak lama di Anfield. Ia harus rela dipinjamkan di musim 2015/16 ke Liga Turki bersama Fenerbahce.

Renato Sanches (Bayern Munchen)

Pemain berikutnya adalah Renato Sanches. Gelandang Portugal berambut gimbal tersebut adalah gelandang wonderkid yang tampil apik bersama Benfica di musim 2015/16. Torehan 6 gol dan 1 assist dari 47 penampilannya di semua kompetisi, berhasil ia torehkan bagi As Aguias.

Berkat kegacorannya tersebut, pemain yang dianugerahi penghargaan Golden Boy tahun 2016 itu akhirnya berani ditebus mahal oleh Bayern Munchen di tahun 2016 dengan mahar sekitar 35 juta euro.

Dilansir web resmi Bundesliga, ketua dewan eksekutif Munchen ketika itu Karl-Heinz Rummenigge mengatakan bahwa Sanches sebenarnya sudah diinginkan sejak lama. Kedatangannya ke Die Roten pun diharapkan Rummenigge mampu menambah kekuatan lini tengah pasukan Carlo Ancelotti.

Namun dalam musim debutnya, Sanches hanya menjadi starter sebanyak 9 kali saja selama semusim. Tak ada gol dan assist satupun yang ia torehkan bagi Die Roten. Dilansir The Sun, Sanches mengaku kesulitan beradaptasi di Bundesliga.

Adaptasi taktik Ancelotti juga dianggap berpengaruh bagi dirinya. Sampai-sampai legenda Munchen Lothar Matthaus mengatakan bahwa pembelian Sanches adalah pembelian gagal Munchen. Sampai akhirnya di musim 2017/18, Sanches harus rela dipinjamkan ke Swansea.

Fabio Coentrao (Real Madrid)

Ada juga pemain seperti Fabio Coentrao. Seorang bek kiri agresif dari Portugal yang menjadi andalan Benfica di musim 2010/11. Coentrao di musim tersebut adalah bek kiri andalan skuad As Aguias asuhan Jorge Jesus. 5 gol dan 6 assist dari 45 laga di semua kompetisi adalah bukti bahwa bek kiri berambut pirang ini adalah talenta menjanjikan.

Real Madrid yang diasuh Jose Mourinho pun kesengsem dengan pemain yang sempat jadi nelayan tersebut. El Real akhirnya menebus Coentrao dari Benfica dengan mahar sekitar 30 juta euro pada musim 2011/12.

Namun setibanya di Bernabeu, ia kesusahan bersaing dengan Marcelo. Kita tahu Marcelo sudah menjadi ikon bek kiri andalan Los Blancos. Hal itu membuat Coentrao harus bersabar bergantian dengan Marcelo di musim pertamanya.

Kesusahan menggeser posisi Marcelo di bek kiri selama bermusim-musim, bahkan sempat diakui sendiri olehnya. Nasibnya di Real Madrid juga terkatung-katung sejak ditinggal The Special One. Di masa pelatih Ancelotti maupun Zidane, ia juga sebagian besar hanya jadi pelengkap bangku cadangan semata.

Puncaknya ketika Zidane mengatakan bahwa posisi bek kirinya sudah mutlak milik Marcelo. Coentrao juga terbukti hanya bermain sebanyak 9 laga saja di musim tersebut. Akhirnya Coentrao harus rela dipinjamkan di musim 2015/16 ke AS Monaco.

Nicolas Gaitan (Atletico Madrid)

Pemain berikutnya adalah Nico Gaitan. Gelandang sayap milik Benfica asal Argentina yang gacor di musim 2015/16. Di musim tersebut, Gaitan mencatatkan 11 gol dan 20 assist dari 37 laga yang ia mainkan di semua kompetisi. Bakatnya bahkan membuat Diego Simeone meminta manajemen Atletico Madrid merekrutnya segera.

Los Colchoneros akhirnya benar-benar menebus Gaitan dari Benfica dengan mahar sekitar 25 juta euro. Akan tetapi di musim debutnya, Gaitan tak sesuai ekspektasi Simeone. Gaitan tidak terlalu mengesankan secara performa, hanya 4 gol dari 36 laga yang ia torehkan.

Dilansir Marca, Gaitan mengaku masih susah beradaptasi dengan atmosfer La Liga, maupun strategi milik Simeone yang pragmatis. Namun menurut Simeone, Gaitan tetap akan dipertahankan karena ia memaklumi Gaitan masih butuh adaptasi lebih.

Musim 2017/18 sebenarnya adalah musim pembuktian bagi Gaitan. Namun pembuktian itu tak kunjung datang. Gaitan hanya dipercaya Simeone di 13 laga saja. Ditambah tak ada sumbangsih gol ataupun assist satupun darinya. Apa boleh buat, Atletico Madrid kemudian segera melegonya ke klub Liga Tiongkok Dalian Yifang pada pertengahan musim 2017/18.

Goncalo Guedes (PSG)

Lalu berikutnya ada Goncalo Guedes. Gelandang sayap Benfica berusia 20 tahun asal Portugal. Guedes disebut-sebut adalah sayap serang masa depan Portugal ketika itu. Penampilan pemain asli akademi Benfica ini menjanjikan di musim 2016/17. 7 gol dan 7 assist dalam 27 laga sudah mampu ditorehkan Guedes bagi As Aguias hanya dalam separuh musim.

Dilansir web resmi Ligue 1, Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi tak mau melewatkan begitu saja talenta muda Portugal tersebut. Akhirnya setelah berdiskusi dengan sang pelatih Unai Emery, tanpa pikir panjang Guedes akhirnya diboyong ke Paris dengan mahar 30 juta euro pada bulan Januari 2017.

Menjadi starter di klub yang bertabur bintang seperti PSG tampaknya tak mudah bagi Guedes. Apalagi melimpahnya materi sayap serang PSG seperti Draxler, Lucas Moura, maupun Angel Di Maria, membuat Guedes makin sulit bersaing.

Guedes selama paruh musim pertamanya di PSG hanya bermain 11 kali saja dan hanya ciptakan satu assist. Nasib bagi Guedes. Alih-alih mendapat kesempatan kedua, ia malah harus dipinjamkan langsung di awal musim 2017/18 ke Valencia.

Sumber Referensi : theathletic, skysports, espn, marca, ligue 1, dailymail

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rp109,000Rp125,000
Obral!
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rp109,000Rp120,000

Artikel Terbaru