Susunan 11 Pemain Terbaik Eropa Berdarah Afrika

spot_img

Banyak pesepakbola dunia berkulit gelap yang bermain untuk tim nasional di Eropa. Padahal, banyak dari mereka yang memiliki darah atau keturunan Afrika. Berikut ini adalah susunan 11 pemain terbaik Eropa yang berdarah Afrika..

1. Penjaga Gawang: Arthur Wharton (Ghana-England)

Arthur Wharton disebut sebagai pesepakbola kulit hitam pertama di dunia. Wharton lahir di Jamestown, Gold Coast, Ghana. Diusia 19 tahun, dirinya memutuskan untuk hijrah ke Inggris. Wharton bermain untuk Inggris dan berhasil membawa dampak besar bagi tim berjuluk The Three Lions tersebut. Bahkan, ia diakui sebagai pesepakbola paling berpengaruh dalam sejarah sepakbola Inggris.

2. Bek Tengah: Jerome Boateng (Ghana-Jerman)

Jerome Agyenim Boateng juga termasuk pesepakbola Eropa yang memiliki keturunan Afrika. Ibunya berasal dari Jerman, sedangkan sang ayah adalah seorang yang berkebangsaan Ghana. Boateng bermain untuk tim nasional Jerman dan klub Jerman Bayern Munich. Dirinya memiliki saudara bernama Kevin Prince Boateng, uniknya, Prince Boateng lebih memiih untuk membela tim nasional Ghana.

3. Bek Kanan: Samuel Umtiti (Kamerun-Perancis)

Samuel Umtiti lahir di Kamerun, dirinya tinggal di Kamerun selama dua tahun. Di usia remaja, Umtiti memulai karir professionalnya bersama klub muda Lyon, di Perancis. Saat ini, Umtiti bermain untuk FC Barcelona dan lebih memilih untuk membela tim nasional Perancis.

4. Bek Tengah: Angelo Ogbonna (Nigeria-Italia)

Angelo Obinze Ogbonna lahir di Negeria. Kemudian, orang tua nya memilih untuk migrasi ke Italia pada tahun 1983. Setelah beranjak dewasa, Ogbonna lebih memilih untuk membela tim nasional Italia ketimbang Nigeria.

5. Bek Kiri: Patrick Evra (Senegal-Perancis)

Patrick Latyr Evra lahir di Dakar, Senegal. Setelah lama tinggal di Perancis, Evra memilih untuk membela tim nasional Perancis. Selama berkarir sebagai pesepakbola professional, Evra pernah menjabat sebagai kapten tim Manchester United dan tim nasional Perancis.

6. Gelandang: Paul Pogba (Guinea-Perancis)

Pogba lahir di Lagny-sur-Marne, Seine-et-Marne, Guinea. Setelah menjalani karir sepakbolanya di Eropa, Pogba yang telah lama tinggal di Perancis lebih memilih untuk membela tim berjuluk ayam jantan tersebut. Ia memiliki dua saudara laki-laki bernama Florentin dan Mathias. Tak seperti Pogba, kedua saudaranya lebih memilih untuk bermain bersama tim nasional Guinea.

7. Gelandang: N’Golo Kante (Mali-Perancis)

Lahir dari orangtua berdarah Mali, Kante sempat dimintai sepakbola Mali untuk ikut gabung ke tim nasional nya dalam menghadapi Piala Afrika tahun 2015, namun pada akhirnya Kante membela tim nasional Perancis pada tahun 2016. Saat ini, ia menjadi gelandang serba bisa yang mampu membantu timnya untuk bertahan maupun menyerang.

8. Gelandang: DeleAlli (Nigeria-England)

Dele Alli lahir di Milton Keynes, Nigeria. Sang ayah kemudian pindah ke Amerika dan bertemu dengan Denise, yang tak lain adalah ibunda Dele Alli. Denise berasal dari Inggris. Setelah mulai berkarir sebagai pesepakbola professional, Alli memilih untuk membela tim nasioanl Inggris.’

9. Sayap Kanan: Luis Nani (Cape Verde-Portugal)

Luis Carlos Almeida de Cunha atau yang akrab dipanggil dengan Nani, lahir di Praia, ibukota dari Cape Verde. Di usia anak-anak, Nani sudah diangkut orangtuanya untuk migrasi ke Portugal. Setelah memulai karir sepakbola professional, Nani memilih untuk membela tim nasional Portugal.

10. Sayap Kiri: David Alaba (Nigeria-Austria)

David Olatukunbo Alaba lahir di Vienna dari seorang ayah berkebangsaan Nigeria, George Alaba. Sang ibunda, merupakan seorang berkebangsaan Filipina yang migrasi ke Austria. Alaba yang sukses menjadi pesepakbola terkenal, lebih memilih untuk membela Austria ketimbang Nigeria. Dirinya tercatat sebagai pemain paling muda yang memulai debut di tim nasional senior Autria, yaitu 17 tahun.

11. Penyerang: Mario Balotelli (Ghana-Italia)

Mario Balotelli Barwuah  lahir di Palermo, Italia. Dirinya adalah anak dari seorang imigran Ghana. Namun Balotelli tak pernah mau disebut sebagai seorang Afrika. Ia lebih suka dipanggil sebagai orang Italia. Hal itu diungkap karena ia merasa tumbuh dan berkembang di Italia, bukan Ghana. Oleh sebab itu, ia lebih memilih untuk bermain bersama tim nasional Italia.

Itulah formasi terbaik dari pemain Eropa yang berdarah Afrika. Silahkan tulis komentar kalian dibawah ini. Jangan lupa untuk like dan share..

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rp109,000Rp125,000
Obral!
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rp109,000Rp120,000

Artikel Terbaru