Serie A Sepanjang 2018: Kompetisi dan Jurang Kompetisi di Bawah Juventus

spot_img

Serie A Italia mungkin sudah tak memiliki pamor layaknya era 1990-an. Namun, kompetisi sepak bola Italia tetap saja masih menyimpan cerita. Mereka boleh saja dianggap tak lagi jadi liga terbaik di Eropa, tapi nyatanya, pemain terbaik dunia pindah ke Italia pada 2018.

Yap, Cristiano Ronaldo hijrah ke Juventus, dan itu semakin mempertegas jurang menganga antara si Nyonya Tua dengan sisa klub di Serie A.

Pada laga terakhir di 2018, Juventus bertandang ke Atalanta. Kubu Hitam-Putih bermain dengan sepuluh orang saat sedang tertinggal 1-2. Ronaldo berada di bangku cadangan untuk pertama kali sepanjang musim.

Setelah berada di lapangan kurang dari 13 menit, Ronaldo di tengah kerumunan pertahanan Atalanta menyeimbangkan kedudukan dengan sundulan ringan. Hasil itu membuat rekor tak terkalahkan tim asuhan Massimiliano Allegri terpelihara sepanjang musim. Selain imbang Atalanta, Juventus cuma imbang sekali, sedangkan sisanya disapu bersih.

Di kota Milan, terdapat kekacauan di sekitar Stadion Giuseppe Meazza. Satu orang tewas dan empat lainnya tertusuk di luar stadion. Sedangkan di dalam stadion, kasus rasisme mencuat.

Bek Napoli Kalidou Koulibaly yang mendapat kartu merah di laga melawan Inter Milan mendapat serangan chant rasis. Terdengar teriakan menyerupai suara monyet yang diarahkan kepada dirinya.

Koulibaly muntab. Ia menegaskan bangga akan warna kulitnya di akun Instagramnya. Para bintang dunia, seperti Cristiano Ronaldo, mendukungnya, bahkan membalas unggahannya di Instagram. Paul Pogba malah lebih nyata. Ia memasang wristband berwarna hitam-putih yang bertuliskan “No”.

Kasus rasis kepada Koulibaly berbuntut panjang. Inter harus menyelenggarakan laga tanpa penonton di dua laga Serie A mendatang. Satu laga ekstra harus dihelat dengan tribun utara tertutup, karena chant rasis berasal dari sana.

Solidaritas juga muncul di San Paolo, kandang Napoli, saat mereka menjamu Bologna. Ketika di masuk ke tribun, wajah dirinya berada di mana-mana. Ribuan suporter yang memakai topeng wajah Koulibaly untuk menyatakan solidaritas.

Hanya saja, penonton di dua kurva (tribun belakang gawang), menolak memakai topeng. Mereka memilih untuk membagi solidaritas pada Daniele Belardinelli, rekan mereka yang tewas saat bertandang ke Inter. Wujud solidaritas kepada Belardinelli juga muncul di tribun Ultras Roma saat bertandang ke Parma, serta Ultras Lazio di Stadion Olimpico.

Tidak ada penghentian liga untuk menghormati Koulibaly, tidak pula untuk menghormati kepergian Belardinelli.

Serie A nyatanya memang akan libur sendiri. Tidak ada pertandingan hingga 19 Januari 2019. Dan sepertinya tidak ada harapan bagi tim selain Juventus untuk mencaplok titel liga. 17 kali menang dan dua imbang, tanpa kekalahan, adalah hasil terbaik yang pernah diraih tim Serie A saat paruh musim.

Setidaknya, tak ada perdebatan mengenai siapa pemuncak klasemen Serie A di bulan Mei. Yang ada tentu saja debat siapa yang akan menemani Juventus lolos ke Liga Champions. Carlo Ancelotti di Napoli, meski belum bisa disebut lebih baik dari tahun lalu, setidaknya mampu mempertahankan performa sebagai tim kedua terbaik di Italia. Don Carlo terlihat tak terbebani dengan pencapaian Partenopei musim sebelumnya saat ditangani Maurizio Sarri.

Di bawah mereka, Inter boleh merasa senang dengan performa mereka. Berada di posisi tiga memang bukan posisi terbaik yang mereka harapkan, tapi dengan sumber daya pemain seperti sekarang, posisi saat ini cukup untuk membuat pendukung puas. PR bagi mereka adalah bagaimana membagi tenaga saat berlaga di Liga Europa pada paruh musim kedua.

Di bawah mereka, ada AC Milan yang sangat inkonsisten bersama Gennaro Gattuso. Gonzalo Higuain melompong di depan, sementara masa depan Gattuso digelayuti awan kelabu.

Mereka jelas terancam dengan kehadiran Lazio, yang meskipun tidak juga muncul sebagai kekuatan besar, tapi terus jadi kuda hitam berkat polesan Simone Inzaghi. Tim sekota mereka, Roma, masih kesulitan menembus zona Eropa. Konon, Eusebio di Francesco belum dipecat karena menghormati pencapaian menembus final Liga Champions pada musim lalu.

Jadi, masih banyak yang kita nantikan di Serie A pada akhir musim.

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rp109,000Rp125,000
Obral!
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rp109,000Rp120,000

Artikel Terbaru