Pantaskah Pemain Klub Big Six Liga Inggris Berikut Ini Bergaji Mahal?

spot_img

Gaji tinggi memang jadi salah satu pertimbangan para pemain ketika mendapat tawaran. Dan klub-klub Big Six Liga Inggris jadi yang paling sering menyodorkan angka-angka menggiurkan tersebut. Jadi, wajar apabila mereka mampu menarik bintang-bintang terbaik sepakbola dunia untuk mengadu nasib di Inggris.

Pendapatan tinggi klub-klub Premier League didapat dari hak siar, penjualan tiket, sponsor, investor kaya, dan sumber lain yang berbanding lurus dengan gaji yang diterima para pemain. Jadi bukan hal baru jika klub Inggris berani membayar mahal para pemain mereka. Yang jadi pertanyaan, apakah sang pemain layak mendapat gaji tinggi di Inggris?

Gabriel Jesus

Nama pertama datang dari sang pemuncak klasemen, Arsenal. Klub yang bermarkas di Emirates Stadium tersebut menjadikan punggawa barunya, Gabriel Jesus sebagai pemain dengan bayaran tertinggi di klub saat ini. Kabarnya Gabjes mengantongi gaji sebesar 265 ribu pounds atau sekitar Rp4,8 miliar per pekan.

Tentu ini jadi kontrak yang sangat menguntungkan bagi pemain yang berstatus buangan dari Manchester City tersebut. Toh, menggelontorkan dana sebanyak itu bukan masalah bagi The Gunners. Pasalnya, mereka sudah melepas beberapa bintang bergaji tinggi macam Pierre-Emerick Aubameyang dan Alexandre Lacazette musim ini.

Masalahnya, apakah worth it menggaji Gabjes segitu? Mungkin awalnya layak karena sang pemain memiliki kontribusi yang cukup signifikan di lini serang Meriam London. Namun, semakin ke sini performanya mulai angin-anginan. 

Tolok ukur utama bagi seorang penyerang adalah gol dan Gabriel Jesus cukup kesulitan akan hal itu. Ia bahkan kalah dari akamsi, Bukayo Saka yang performanya kian cemerlang di bawah asuhan Arteta. Gabjes bahkan kerap bergulat dengan cedera. Hampir Rp5 miliar? mungkin Arsenal harus berpikir dua kali untuk menggaji Gabjes segitu. 

David De Gea

Bergeser ke kabupaten Manchester, ada David De Gea yang menyandang sebagai pemain dengan gaji tertinggi di Manchester United. Pemain yang kontraknya akan habis pada akhir musim nanti kabarnya digaji 375 ribu pounds atau sekitar Rp6,8 miliar per pekan oleh klub yang bermarkas di Old Trafford tersebut.

De Gea dirasa sah-sah saja menyandang status tersebut. Pasalnya, De Gea merupakan pemain aktif paling senior di Manchester United saat ini. Selain Phil Jones tentunya. Bergabung sejak 2011, penjaga gawang asal Spanyol tersebut sudah mengabdi pada Setan Merah selama belasan tahun. 

Penjaga gawang penyuka musik metal itu jadi satu-satunya pemain yang merasakan kesuksesan dan keterpurukan United dalam beberapa tahun terakhir. Apalagi setelah kedatangan Erik Ten Hag, performa De Gea makin cetar membahana. Blunder-blunder yang sering terjadi di musim lalu mulai jarang terlihat. Penampilan solid membuat De Gea melewati catatan rekor legenda Manchester United, Peter Schmeichel sebagai pemilik clean sheet terbanyak di United. 

De Gea kini jadi pemegang rekor clean sheet terbanyak MU dengan catatan 181 nirbobol. Namun, apabila De Gea mau memperpanjang masa baktinya, kabarnya ia akan mengalami sedikit penurunan gaji.

Kevin De Bruyne

Menyebrang ke klub Manchester lain, yakni Manchester City. Mereka menjadikan Kevin De Bruyne pemain dengan gaji tertinggi di klub sekaligus di liga. Mantan pemain Wolfsburg tersebut mengantongi 400 ribu pounds atau sekitar Rp7,3 miliar per pekannya. Bagi City mengeluarkan uang segitu untuk pemain sekelas De Bruyne tak pernah jadi masalah.

Yang jadi masalah apakah De Bruyne layak mendapat gaji setinggi itu? Jawabannya sudah pasti sangat layak. Dalam beberapa tahun terakhir, pemain yang pernah berseragam Chelsea tersebut telah menjadi otak permainan Manchester City. 

De Bruyne barangkali jadi gelandang paling berpengaruh di skuad City saat ini. Beberapa pengamat sepakbola bahkan menganggap kalau Kapten Timnas Belgia ini merupakan gelandang serang terbaik yang pernah bermain di Premier League.

Selama berseragam City, De Bruyne juga telah menjadi sosok paling penting di skuad Pep Guardiola. Pasalnya, De Bruyne sangat dibutuhkan untuk memaksimalkan potensi dari penyerang yang dimiliki City. Terutama setelah adanya Erling Haaland di depan gawang, kedua pemain tersebut telah membangun koneksi yang luar biasa di Liga Inggris.

Mohamed Salah

Selanjutnya ada Mohamed Salah. Pahlawan sepakbola Mesir ini mendapat gaji 350 ribu pounds atau setara Rp6,4 miliar per pekan. Angka tersebut menjadikan Salah sebagai pemain dengan bayaran tertinggi di Liverpool. Jika ditanya apakah Salah layak mendapat bayaran segitu? Tentu layak. Karena sang pemain berjasa dalam mengembalikan kejayaan Liverpool beberapa musim lalu.

Namun, apabila Salah tak bisa meningkatkan performanya di sisa musim ini, Liverpool harus mulai menyusun ulang besaran gaji sang pemain di kontrak barunya mendatang. Pasalnya, performa Salah musim ini benar-benar jauh dari harapan. 

Apabila dibandingkan dengan musim lalu saat ia menjadi top skor Liga Inggris, dengan torehan 23 gol, performa Salah jauh menurun. Ia baru mencetak 9 gol musim ini. Belakangan ini Liverpool yang mulai kurang puas dengan performa Salah dikabarkan tak ingin memperpanjang kontraknya.

Raheem Sterling

Sedangkan di Chelsea, mereka menjadikan Raheem Sterling sebagai pemain dengan bandrol gaji paling tinggi di klub. Mantan punggawa Manchester City tersebut diperkirakan mendapat 325 ribu pounds atau Rp5,9 miliar per pekan. Mungkin kalau penampilannya sama dengan sewaktu di Manchester City, gaji segitu akan pas. Namun kini ceritanya lain.

Setelah ditebus Chelsea dengan bandrol 56 juta euro atau setara dengan Rp911 miliar dari Manchester City, Sterling bukanlah pemain yang sama lagi. Seiring dengan terpuruknya Chelsea, penurunan performa Sterling juga tak bisa dihindarkan. Penyerang berdarah Inggris ini mengalami kesulitan ketika harus beradaptasi dengan pola permainan Chelsea.

Apabila dibandingkan dengan performanya musim lalu, jauh bos. Bersama Manchester City, Sterling konsisten berkontribusi lebih dari 20 gol setiap musimnya. Untuk ukuran musim terburuknya saja, Sterling masih tampil lebih baik daripada di Chelsea musim ini.

Harry Kane

Terakhir ada Harry Kane. Penyerang berkebangsaan Inggris ini mendapat gaji sebesar 200 ribu pounds atau sekitar Rp3,6 miliar per pekan. Dengan selalu tampil konsisten setiap musimnya, tak heran apabila Spurs menjadikan Harry Kane pemain dengan gaji tertinggi di klub.

Namun, apakah gaji segitu layak untuk Kane? Tentu tidak. Tanpa menyinggung Daniel Levy selaku pemilik Spurs yang katanya pelit, klub seharusnya membayar Kane lebih dari itu. Apabila melihat kontribusi dan kesetiaan sang pemain kepada klub, Harry Kane mungkin layak mendapat gaji setara dengan David De Gea atau Kevin De Bruyne.

Putra daerah itu juga kini berstatus sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah Tottenham Hotspur. Dengan catatan 268 gol untuk Spurs, seharusnya pihak klub memberikan penghargaan lebih dengan menaikan gaji sang pemain.

https://youtu.be/ZJlegj2ZFjE

Sumber: Planet Football, Transfermarkt, Give Me Sport

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rp109,000Rp125,000
Obral!
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rp109,000Rp120,000

Artikel Terbaru