Meraba Kekuatan Liverpool Musim Depan 2021/22

  • Whatsapp
Meraba Kekuatan Liverpool Musim Depan 202122
Meraba Kekuatan Liverpool Musim Depan 202122

Liverpool telah melakukan persiapan serius guna mengarungi musim baru 2021/22. Klub asuhan Jurgen Klopp tercatat telah tampil dalam beberapa laga uji coba sebelum masuk ke pertarungan sesungguhnya.

Akan tetapi, Liverpool gagal mengalahkan FC Wacker Innsbruck dan Vfb Stuttgart pada laga uji coba pramusim. Pada laga melawan FC Wacker, Liverpool menurunkan lima pemain senior. Diantaranya Loris Karius, Trent Alexander-Arnold, Ben Davis, Divock Origi, Takumi Minamino, dan Joel Matip.

Bacaan Lainnya

Meski berhasil unggul lebih dulu, tim lawan akhirnya berhasil menyamakan skor menjadi 1-1. Hasil itu pun bertahan sampai wasit meniup peluit panjang tanda akhir pertandingan.

Sementara di laga uji coba kedua melawan Stuttgart, Klopp menurunkan sebanyak delapan pemain senior, termasuk rekrutan baru, Ibrahima Konate. Tujuh pemain lainnya adalah Adrian San Miguel, Kostas Tsimikas, Naby Keita, James Milner, Sadio Mane, Alex Oxlade-Chamberlain, dan Mohamed Salah.

Sama seperti hasil di laga uji coba pertama, usaha Liverpool kali ini hanya menghasilkan skor imbang 1-1.

Beruntung pada percobaan ketiga, Liverpool berhasil meraih hasil positif. Jurgen Klopp merasa puas setelah melihat penampilan luar biasa anak asuhnya di laga uji coba ketiga melawan Mainz. Di laga itu, The Reds berhasil unggul dengan skor 0-1 setelah pada menit ke 86 Luca Kilian melakukan gol bunuh diri.

Meski harus menunggu sampai tim lawan melakukan gol bunuh diri, secara keseluruhan, Jurgen Klopp merasa puas. Ia memuji seluruh pasukannya, termasuk para pemain muda yang dimainkan. Dalam hal ini, Harvey Elliott yang diberi kesempatan dari menit pertama disebut Klopp telah tampil brilian.

Liverpool masih akan terus melakukan persiapan guna menyambut musim baru. Dengan perkembangan yang ditunjukkan, Jurgen Klopp merasa percaya diri dengan kekuatan timnya. Dia bahkan menyambut secara antusias bursa transfer musim panas ini untuk menambah armada, bila memang klub mengizinkannya untuk belanja.

Namun bila memang klub tidak lagi memberi kucuran dana besar, maka Klopp akan benar-benar memanfaatkan skuad yang ada untuk bisa kembali raih kejayaan di panggung domestik maupun Eropa.

“Kami melakukan apa yang kami lakukan sebelumnya dengan cara kami; ketika ada uang kami akan menggunakannya, ketika tidak ada uang kami tidak akan melakukan pembelian pemain, dan inilah kami. Begitulah adanya.”

“Ya, aku sangat senang dengan pasukanku – sangat, sangat bahagia. Bisakah skuad ini bertambah? Ya, seperti yang bisa dilakukan setiap klub,” ujar Klopp (via goal)

Pergerakan Transfer Liverpool

Pelatih Jurgen Klopp memang menyambut bursa transfer tahun ini dengan penuh semangat. Sayangnya, dia belum punya banyak kesempatan untuk bisa dapatkan pemain yang diinginkan. Setidaknya sampai pertengahan Juli 2021, Liverpool belum banyak bergerak. Malah mereka berpotensi kehilangan sejumlah pemain, yang beberapa diantaranya punya peran cukup krusial.

Untuk kedatangan sendiri, Liverpool sejauh ini masih menempatkan nama Ibrahima Konate sebagai rekrutan terbaik. Melalui situs resminya, the Reds telah mengumumkan bahwa mereka berhasil mendapatkan Ibrahima Konate dari RB Leipzig.

Kabarnya, Liverpool harus mengeluarkan dana sebesar 720 miliar rupiah untuk bisa datangkan sang pemain. Kedatangan Konate sendiri diharapkan bisa menambah kekuatan Liverpool di area pertahanan. Dia akan bersaing dengan sejumlah nama hebat untuk bisa menjadi pilihan pelatih Jurgen Klopp musim depan.

Berikutnya bukan kedatangan baru yang didapat Liverpool, melainkan perpanjang kontrak yang telah dilakukan oleh pemain muda berbakat mereka, Harvey Elliot. Sebelumnya, Elliot telah bergabung dengan Liverpool pada 2019 lalu meski akhirnya dicomot Fulham. Namun pada musim panas 2020 kemarin, Liverpool kembali dapatkan jasa sang pemain.

Dinilai punya performa menjanjikan, Liverpool resmi memberikan kontrak baru dengan durasi lima tahun ke depan.

Berikutnya adalah Alisson Becker. Menurut jurnalis kenamaan Fabrizio Romano, Liverpool telah temui kata sepakat untuk bisa mengikat kiper asal Brazil tersebut sampai tahun 2026. Kesepakatan itu tentu menjadi salah satu yang paling krusial bagi Liverpool, mengingat kontribusi yang diberikan Alisson selama ini sangatlah luar biasa.

Selanjutnya muncul kabar bila nama Virgil van Dijk dan Fabinho juga bakal ikuti jejak Alisson untuk memperpanjang kontraknya di Liverpool.

Namun seperti yang sudah disinggung di awal, Liverpool juga telah kehilangan sejumlah bintang yang bahkan punya peran penting bagi klub, siapa lagi kalau bukan Gini Wijnaldum. Pemain asal Belanda itu resmi pergi dari Liverpool dengan status bebas transfer, usai kontraknya tidak diperpanjang oleh klub.

Kini, Liverpool masih merasa kesulitan untuk bisa dapatkan pemain yang setara dengan kualitas Wijnaldum. Tercatat, sudah ada banyak nama termasuk gelandang AC Milan Franck Kessie yang diminati Liverpool untuk gantikan Wijnaldum. Namun begitu, sampai saat ini, belum ada satu pun nama yang mengirim sinyal positif untuk bisa bergabung dengan klub yang bermarkas di Anfield.

Selain Wijnaldum, Liverpool juga resmi melepas Sepp van den Berg, pemuda 19 tahun yang bergabung dengan Preston melalui status pinjaman. Berikutnya ada nama Taiwo Awoniyi, pemain yang sempat dipinjamkan ke Union Berlin hingga pada akhirnya dipermanenkan oleh klub asal Jerman tersebut.

Terakhir, ada nama Marko Grujic yang setelah selama lima musim berstatus sebagai pemain Liverpool, resmi dilepas ke FC Porto dengan nilai sebesar 10 juta euro.

Selain nama tersebut, masih ada beberapa pemain lain yang berpotensi tinggalkan Anfield. Mereka adalah Divock Origi, Nat Phillips, Xherdan Shaqiri, Harry Wilson, Loris Karius, sampai yang paling panas Jordan Henderson.

Ya, masa depan Jordan Henderson masih belum bisa dipastikan. Liverpool terancam kehilangan sang kapten setelah tawaran perpanjangan kontrak yang diajukan belum juga temui titik terang.

Namun begitu, Liverpool melalui sang Direktur Olahraga, Michael Edwards, masih akan terus mengusahakan agar pemain Internasional Inggris itu bisa bertahan lebih lama di Anfield.

Prediksi Line Up Musim Depan

Dengan pergerakan transfer yang sejatinya belum terlalu menguntungkan bagi Liverpool, bagaimana kira-kira prediksi kekuatan tim berjuluk The Kop pada musim depan?

Berada di bawah asuhan pelatih yang sama, skema 4-3-3 kemungkinan besar masih akan dipakai oleh Liverpool.

Di posisi penjaga gawang, nama Alisson yang dikabarkan telah sepakat untuk bertahan lebih lama berpotensi akan terus diandalkan. Pengalaman serta kualitas kiper asal Brasil ini dinilai masih sangat berguna bagi Liverpool.

Sementara di posisi bek kanan, Trent Alexander Arnold masih akan terus diandalkan untuk mengirim ancaman dari sisi sayap. Di sisi seberang, Andy Robertson juga masih berpotensi mengisi pos sebelah kiri. Musim lalu, pemain asal Skotlandia ini hanya melewatkan sebanyak 34 menit pertandingan saja. Jadi, tidak ada keraguan bagi Klopp untuk terus mengandalkannya.

Untuk dua bek yang berdiri di depan kiper, Joe Gomez dan Virgil van Dijk bakal sangat dinantikan kehadirannya oleh para penggemar. Dua pemain yang masih belum bisa bergabung dengan tim karena cedera ini akan terasa seperti rekrutan baru, mengingat pada musim lalu kontribusi yang diberikan tidak terlalu besar.

Namun bila salah satu dari mereka belum mampu buktikan kualitas terbaiknya, maka rekrutan baru, Ibrahima Konate, siap untuk mengambil tempat di tim utama.

Tiga pemain tengah, Jordan Henderson yang sangat diharapkan bisa bertahan, masuk ke dalam salah satu pemain yang berpotensi diandalkan. Sementara dua lainnya, nama Fabinho dan juga Thiago Alcantara kemungkinan akan dipasang di tim utama.

Bila Liverpool berhasil dapatkan satu lagi gelandang baru, maka pemain tersebut akan ikut bersaing untuk bisa dapatkan tempat utama, bersama dengan nama lainnya, yakni Naby Keita dan juga Alex Oxlade-Chamberlain.

Posisi tiga terdepan masih berpotensi dihuni oleh trio Firmansah. Roberto Firmino, Sadio Mane, dan Mohamed Salah, masih dipercaya untuk mengobrak abrik lini pertahanan lawan. Ketajaman ketiganya, yang meski pada musim lalu kurang membahayakan, akan lebih digiatkan untuk bisa terus tebar ancaman.

Sumber referensi: Goal, 90min, Bolanet, Bolakompas

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *