Gabung Tottenham, Saatnya Werner Buktikan Chelsea Salah Membuangnya

spot_img

Selamat datang kembali di Liga Inggris, Timo Werner. Pemain yang sempat dianggap gagal ketika membela Chelsea tersebut kini sudah resmi berseragam Tottenham Hotspur. Werner dipinjam dari RB Leipzig, dan kini akan segera membuktikan bahwa ia bisa bangkit dari keterpurukan performanya. Lalu apa sih yang membuat Spurs mau mengangkut pemain ini?

Werner Meragukan

Tahu sendiri Werner diragukan kualitasnya saat membela Chelsea. Begitu pula ketika kembali lagi ke RB Leipzig. Keraguan itu jelas menghantui publik Spurs sekarang karena secara data pun tercatat.

Bagaimana bisa pemain yang mencetak total 34 gol di Leipzig pada musim 2019/20, lalu kemudian hanya cetak 23 gol dalam dua musim di Chelsea? Angka tersebut jadi pertanyaan besar bagi pemain yang saat itu digadang-gadang bakal jadi striker terbaik Eropa.

Ketika pemain 27 tahun itu dipinjamkan ke klub lamanya, RB Leipzig musim lalu, optimisme pun mulai tumbuh. Namun apa boleh buat, reputasinya sebagai calon striker top Eropa sudah kadung hancur selama membela The Blues. Terbukti ketika diterima kembali Die Roten Bullen, Werner hanyalah pemanis belaka di skuad Marco Rose.

Dilansir Get Football News Germany, Werner kalah saing dan hanya jadi striker pelapis keempat Leipzig di bawah Lois Openda, Benjamin Sesko, dan Yussuf Poulsen. Direktur Teknis Leipzig, Max Eberl sampai mengklaim bahwa Werner kini sedang dalam krisis kepercayaan diri.

Secara catatan performa terbukti, Werner hanya jadi starter dua kali saja di skuad Marco Rose musim ini. Ia juga masih mencetak dua gol saja dari 14 penampilannya di semua kompetisi.

Kepribadian Werner

Werner sempat membela dirinya sendiri ketika performanya jeblok baik di Chelsea maupun Leipzig. Dilansir Dailymail, Werner berdalih sulit beradaptasi di lingkungan baru ketika tiba di Inggris. Werner juga mengaku sulit beradaptasi dengan taktik Lampard maupun Tuchel.

Hal itu dibenarkan informan lain di internal Chelsea. Werner juga sering acuh tak acuh terhadap lingkungan barunya tersebut, baik di luar lapangan maupun di sesi latihan. Werner dianggap sering menyendiri dan tak mudah bergaul dengan rekan lainnya.

Lalu sekembalinya ke Leipzig, ia pun masih sama sikapnya. Menurut Get News Football Germany, Werner tak punya gelagat untuk memperbaiki performanya yang sudah kadung anjlok di Chelsea. Menurut Max Eberl, Werner seperti ogah-ogahan di sesi latihan tim. Maka tak heran ia hanya dijadikan pelapis oleh Marco Rose.

Sampai pada akhirnya ia ngomong sendiri pada sang pelatih keinginannya untuk segera pergi dari Leipzig. “Timo ingin pergi untuk dapat menit bermain lebih, agar bisa dipanggil ke skuad Timnas Jerman di euro 2024 nanti,” kata Rose seperti dilansir Eurosport. Marco Rose juga sempat bilang bahwa tidak ada masalah pribadi dirinya dengan Werner selama ini. Ia mencadangkannya karena murni kemampuannya belum pulih.

Kenapa Spurs Mengambil Werner?

Direktur olahraga Leipzig Mario Gomez kemudian mulai mencarikan klub bagi Werner. Menurut Gomez ini adalah win-win solution bagi Werner maupun Leipzig. Awalnya MU yang tertarik pada Werner. Namun karena tak ada tindak lanjut, Tottenham masuk dengan penawaran pinjaman.

Kebetulan The Lilywhites sedang mencari pengganti sementara bagi Son Heung-min yang sedang bertugas bagi negaranya Korea Selatan di Piala Asia. Spurs juga masih minim stok lini serang mereka. Mungkin hanya ada Brennan Johnson yang sering cedera, Richarlison yang kadang mandul, maupun Kulusevski.

Kondisinya, membeli striker dengan harga mahal di bursa transfer Januari, bukan pilihan realistis bagi manajemen Spurs saat ini. Mereka masih dalam mode hemat. Maka dari itu meminjam Werner adalah solusi yang tepat.

Mario Gomez, direktur olahraga Leipzig mengatakan, selain kesepakatan yang menguntungkan beberapa pihak, ia juga membeberkan kenapa akhirnya Werner mantap memilih Spurs. Menurut Gomez, Spurs ternyata memberikan jaminan Werner menit bermain lebih. Selain itu juga diiming-imingi penebusan permanen di akhir musim dengan nilai mahar sebesar 15 sampai 20 juta euro.

Werner Cocok dengan Postecoglou?

Selain janji manis Spurs tersebut, Werner oleh pelatih Spurs Ange Postecoglou dianggap sebagai pemain yang dibutuhkannya saat ini. Postecoglou mengatakan bahwa Werner hanya butuh kenyamanan untuk mengeluarkan segala kemampuan yang dimilikinya. Pelatih asal Australia itu juga pede bahwa ialah orang yang tepat untuk membimbingnya.

Kalau dilihat dari apa yang ditorehkan Werner selama di Chelsea maupun periode keduanya di Leipzig harusnya pesimis. Namun tidak bagi Postecoglou. Ia tahu bahwa ada kemampuan spesial Werner yang akan cocok dengan sistem “Angeball”. Di antaranya yakni kecepatan, transisi, dan fleksibilitas.

Menurut The Analyst, sistem “Angeball” di Spurs selama ini menuntut permainan dengan intensitas tinggi dan menyerang. Selain itu proses transisi cepat dan pressing dalam sistem ini juga sangat penting dilakukan. Jika merujuk sistem tersebut, Werner dianggap cocok secara statistik.

Werner punya kecepatan tinggi. Bahkan selama di Chelsea ia pernah mencapai kecepatan 36,2 mph. Werner juga pernah mencatat waktu 11,11 detik dalam jarak lari 100 meter. Modal kecepatan tersebut tidak hanya dibutuhkan untuk dribbling, namun juga dibutuhkan Postecoglou untuk mempresing ketat lawan agar bisa merebut bola secepat mungkin.

Karena menurut The Analyst, Spurs merupakan tim kedua yang proaktif di Liga Inggris ketika kehilangan penguasaan bola. Spurs juga punya nilai merebut bola dari lawan yang tertinggi yakni sebanyak 203 kali. Tentu tipe striker pekerja keras yang cepat seperti Werner dibutuhkan dalam hal ini.

Hal berikutnya adalah fleksibilitas posisi. Werner ini cocok jika dimainkan di berbagai posisi di lini serang. Ia terbukti Versatile di Chelsea maupun Leipzig. Menggantikan Son Heung-min sementara di posisi penyerang kiri, akan jadi tugas yang tepat baginya. 22 kali ia ditempatkan di lini serang sebelah kiri selama berseragam leipzig. Lalu kalau Oppa Son balik dari tugas negara, ia juga bisa kok ditarik sebagai striker tengah, bergantian dengan Richarlison maupun Brennan Johnson.

Saatnya Werner Membuktikan

Dengan jaminan posisi yang diberikan Spurs, serta kepercayaan awal kepada sang pelatih, membuat Werner kini tambah semangat gabung The Lilywhites. Karena tau sendiri, tujuan utama Werner adalah untuk meningkatkan performanya lagi agar bisa jadi bagian dari skuad Der Panzer asuhan Hansi Flick di Euro 2024 nanti. Pasalnya ia sudah tak dipanggil lagi sejak terakhir kali laga melawan Belgia di bulan Maret 2023.

Dengan Son Heung-min yang sedang absen, Werner harusnya langsung tancap gas. Ia harus segera membuktikan bahwa pilihannya gabung Spurs adalah langkah yang tepat. Ia juga harus menjawab kepercayaan Postecoglou. Namun sebagai catatan saja, Werner harus serius dan benar-benar bekerja keras untuk bisa bangkit. Jangan ogah-ogahan latihan lagi seperti di Leipzig.

Sayang kan, kalau sudah semangat di awal tapi masih saja malas untuk berjuang untuk bangkit. Well, kini saatnya Timo Werner unjuk gigi. Segera tunjukan kebangkitanmu Werner, katakan pada dunia bahwa dulu Chelsea telah salah membuangmu!

Sumber Referensi : theanalyst, goal, bundesliga, goal, dailymail, goal, eurosport, transfermarkt, getfootballnewsgermany

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rp109,000Rp125,000
Obral!
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rp109,000Rp120,000

Artikel Terbaru