Deretan Pesepakbola Yang Menerima Rasis di Negaranya Sendiri

spot_img

Rasisme masih menjadi masalah serius dalam dunia sepak bola. Seolah tak bisa terhindarkan, perbuatan tersebut masih terus terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Bahkan, beberapa pemain juga sempat menerima perlakuan rasis di negara mereka sendiri. Siapa sajakah pemain tersebut? Berikut starting eleven sajikan ulasannya..

1. Mario Balotelli

Pemain penuh kontroversi, Mario Balotelli, pernah dikejutkan dengan sebuah banner yang terpampang jelas menghina dirinya.

Saat Italia berhadapan dengan Arab Saudi, Gianluigi Buffon dan Danielle de Rossi yang merupakan sosok yang pas menjadi kapten memutuskan untuk pensiun dari tim nasional.

Balotelli yang diplot sebagai kapten selanjutnya mendapat respon dari rakyat italia berupa banner besar bertuliskan “kapten kami hanyalah orang Italia.”

Seperti diketahui, Balotelli merupakan pemain Italia keturunan Ghana.

2. Mesut Ozil

Ditengah performa nya yang masih menurun. Ozil membuat keputusan yang sangat mengejutkan. Dirinya memutuskan untuk berhenti sebagai pemain tim nasional Jerman.

Alasan dari pengunduran diri tersebut amatlah menyayat hati. Ozil yang sejatinya merupakan pemain penting bagi tim panser harus mundur karena mendapat perlakuan rasis dari warganya sendiri.

Dalam postingan di sosial medianya pun Ozil menulis,

“Aku orang Jerman ketika kami menang, namun aku adalah seorang imigran ketika kami kalah.”

3. Romelu Lukaku

Penyerang timnas Belgia, Romelu Lukaku, mengakui bahwa ia juga menerima standar ganda seperti ini.

“Saat aku bermain bagus, aku adalah Lukaku dari Belgia, tetapi saat bermain buruk, aku disebut sebagai striker Belgia keturunan Kongo.”

Lukaku mengaku kecewa dan tidak mengeerti terhadap perlakuan para warganya sendiri.

4. Nicolas Anelka

Hal serupa dialami oleh Nicolas Anelka.

Ketika timnas Perancis sedang menikmati tren apik, tak ada satupun warganya yang mempermasalahkan warna kulit. Namun ketika Perancis bermain buruk, semua akan mengkambinghitamkan pemain yang bukan warga asli Perancis.

Anelka sudah sering menerima perlakuan tersebut dan mengaku sangat kecewa. Dirinya pun berhenti bermain untuk timnas Perancis.

5. Karim Benzema

Sepertinya Perancis memiliki masalah terhadap edukasi untuk menghargai orang lain.

Karim Benzema menjadi pemain selanjutnya yang pernah menerima perlakuan rasis dari warganya sendiri.

Dirinya mengaku pernah dilecehkan karena bukan keturunan asli Perancis.

“Saat aku mencetak gol, aku adalah orang Perancis. Saat aku tidak mencetak gol, aku adalah orang Arab.”

6. Zlatan Ibrahimovic

Legenda hidup sepakbola Swedia, Zlatan Ibrahimovic, mungkin dipandang sebagai pesepakbola yang paling berharga di negaranya. Namun faktanya Ibra tak ‘seberharga’ itu.

Setidaknya itulah yang dirasakannya, menilik perlakuan rasis yang dilakukan oleh berbagai media di negaranya.

“Sampai sekarang mereka masih menyerangku karena mereka tidak menerima jati diriku sebagai Ibrahimovic,”

“Padahal aku mungkin adalah pemain terbaik dalam sejarah Swedia. Aku sudah melakukan semua yang tidak pernah dilakukan pemain Swedia lainnya.”

7. Anton Ferdinand

Pemain asal Inggris, Anton Ferdinand, juga pernah menerma perlakuan rasis di negaranya sendiri. Kali ini, hinaan itu hadir dari pemain yang juga berasal dari inggris, yakni John Terry.

Mantan kapten Chelsea itu didakwa mengeluarkan cacian rasis. Saat bertemu dalam sebuah pertandingan, Terry menghina Anton Ferdinand dengan sebutan ‘kulit hitam’.

Pernyataan itupun sangat membuat Anton Ferdinand sakit hati.

8. Mario Balotelli

Striker AC Milan, Mario Balotelli kembali menjadi sasaran rasisme. Kali ini pelakunya adalah sekelompok fans Inter Milan. Nyanyian bernada rasis ditujukan kepada Balotelli di Stadion Giuseppe Meazza.

Sebelum membela Milan dan Man City, Balotelli sempat membela Inter pada tahun 2006 hingga 2010. Pemain timnas Italia ini menjadi bagian skuat Nerazzurri yang sukses merebut treble winners.

Namun karena perbedaan warna kulit, ia mendapat perlakuan rasis di negaranya sendiri.

9. Raheem Sterling

Tampil di kompetisi negaranya sendiri. Raheem Sterling menerima perlakuan rasis.

Sterling mendapatkan tindakan rasisme dari para pendukung Chelsea saat timnnya, Manchester City, takluk 0-2 di Stamford Bridge. Dalam laga tersebut para pendukung The Blues tertangkap kamera menyoraki Sterling yang tengah mengambil bola yang keluar lapangan.

Meski begitu, Sterling banjir dukungan. Pihak Asosiasi Pesepakbola Professional Inggris (PFA) telah mengeluarkan statement mengutuk keras tindakan rasisme yang menimpa sayap timnas Inggris tersebut.

10. Mario Balotelli

Lagi, Balotelli kembali mendapat hinaan telak. Adik dari mantan pemilik AC Milan, Paolo Berlusconi, melontarkan seruan rasis terhadap mantan pemain Liverpool tersebut.

Sebelum pertandingan, seperti diberitakan Soccerway, Paolo Berlusconi sedang melakukan kampanye di Lombardy. Ia kemudian mengatakan hal yang tak patut. Ia berteriak, “Ayo nonton pemain negro kita.”

AC Milan yang menjadi klub Mario Balotelli bernaung sangat menyayangkan tindakan tersebut. Sejak saat itu, tim yang bermarkas di San Siro tersebut sering melontarkan seruan anti-rasis.

Itulah beberapa pemain yang mendapat perlakuan rasis di negaranya sendiri. Bagaimana menurut football lovers? Silahkan tulis komentar kalian dibawah. Jangan lupa untuk like dan share..

spot_img
Artikulli paraprak
Artikulli tjetër

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rp109,000Rp125,000
Obral!
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rp109,000Rp120,000

Artikel Terbaru