Bagaimana Peran Roberto Firmino Dalam Permainan Liverpool ?

Footballovers, Ketika berbicara tentang tiga pemain depan Liverpool yang paling ditakuti, nama Roberto Firmino seperti sering terasingkan. Padahal ketiganya memiliki kualitas yang hampir sama, tapi Mohamed Salah dan Sadio Mane menjadi pemain yang paling sering menjadi pusat perhatian.

Beroperasi dari kedua sisi, baik Salah dan Mane bergerak cepat dan menjadi sumber gol utama bagi Liverpool. Pada musim 2018/19 mereka berbagi Sepatu Emas Liga Primer dengan penyerang Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang dengan 22 gol.

Tak adil rasanya jika sering menanamkan pujian untuk Mane dan Salah, Karena di sisi lain ada peran Roberto Firmino yang membuat Mane maupun Salah mampu membuat banyak gol. Legenda Liverpool, Ian Rush juga mengakui Hal tersebut.

“Semua orang tahu bagaimana luar biasanya Salah, tapi jika anda melihat satu pemain Liverpool yang lebih dari itu, Roberto Firmino lah orangnya. Dengan apa yang telah ditunjukkan selama ini, dia mengingatkan saya pada diri sendiri,” ujar Rush (Dikutip dari laman Express)

Di Liverpool, Firmino memang bukan striker murni layaknya seperti Lewandowski di Bayern Munchen atau Benzema di Real Madrid yang tugas utamanya adalah membuat gol. Tapi Firmino lebih cenderung berperan sebagai False Nine atau nomor sembilan palsu.

Pemain dengan peran false nine seolah-olah bermain sebagai seorang penyerang tengah, padahal tidak. Penyerang tengah atau pemain nomor sembilan berada paling depan, mencari ruang, dan melakukan penyelesaian akhir. Real nine biasanya akan dijadikan sasaran akhir berbagai umpan guna di konversi menjadi gol.

Sedangkan False nine justru akan lebih sering bergerak ke arah yang tidak semestinya dari seorang ujung tombak bergerak mencari ruang dan kesempatan untuk mencetak gol. Artinya mencetak gol bukan tugas utama Firmino di Liverpool.

Roberto Firmino menarik perhatian Liverpool berkat penampilan apiknya bersama TSG 1899 Hoffenheim. Di klub Jerman tersebut, Firmino bermain sebagai penyerang lubang atau gelandang serang. Ia lalu di rekrut Liverpool pada musim panas 2015 saat The Reds masih di tukangi oleh Brendan Rodgers.

Kedatangan Juergen Klopp mampu mengubah posisinya. Firmino, dalam taktik yang diterapkan Klopp, adalah penyerang tengah. Tidak banyak yang akan membayangkan bahwa ia akan menjadi bagian penting dari sistem permainan Jurgen Klopp.

Sejak memasuki musim penuh perdana bersama Liverpool yakni 2016/17, Juergen Klopp sering memainkan formasi 4-3-3. Pada formasi tersebut, Firmino diminta memainkan peran false nine. Firmino segera menemukan dirinya bermain sebagai penyerang tengah dan sangat mengesankan pada musim pertamanya di Anfield.

Firmino aktif menekan dan senantiasa bergerak. Berkat pemahaman taktik dan kecakapan olah bolanya, ia mampu berpikir dan bertindak cepat dan tepat. Ia sering untuk turun menjemput bola dan membuat pengorbanan posisional untuk melengkapi rekan serangnya, Salah dan Mane, yang pasti mendapat manfaat dari pergerakannya tersebut.

Tapi, peran tersebut justru membuat Firmino tampil lebih tajam. Bahkan tidak hanya dari aspek jumlah gol, koleksi assist pemain timnas Brasil ini juga cukup banyak. Pada musim lalu saja, Firmino menciptakan 16 gol dan 7 Assist di semua ajang.

Meskipun Salah telah menjadi berita utama, Firmino telah mendapatkan tempat yang dicintai di hati penggemar Liverpool untuk penampilannya yang mengesankan.

Menjadi penyerang tengah hanya soal posisi dalam susunan pemain. Yang membuat Firmino menjadi pemain yang sangat produktif di posisi tersebut adalah sifat dan sikapnya, sehingga ia menjadi penyerang tengah yang maksimal dalam taktik Klopp. Mencetak gol dan asisst hanya hasil akhir. Adalah caranya bermain yang membuat Firmino begitu produktif.

Kemampuan Firmino untuk memengaruhi permainan dari banyak hal adalah apa yang membuatnya menjadi salah satu penyerang terbaik di Eropa. Jika ia tidak menciptakan peluang bagi rekan satu timnya, itu artinya ia tidak mampu melaksanakan tugas dengan baik.

Jurgen Klopp tidak merahasiakan bahwa ia ingin Firmino memperpanjang kontraknya dan klub diyakini telah membuka negosiasi untuk melakukannya. Klopp dan Firmino adalah pasangan yang sangat akrab. Taktik Klopp dan gaya permainan Firmino saling melengkapi dengan sempurna.

“Aku dan Klopp sangat akrab. Klopp adalah pelatih yang sangat baik, orang yang luar biasa, sangat bersemangat di lapangan. Ketika dia memberikan semangat, itu pertanda bahwa aku melakukan keinginannya. Itu memotivasiku untuk terus maju, untuk melakukan hal-hal yang dia minta,” kata Firmino.

Firmino kini telah memantapkan dirinya sebagai salah satu pemain paling penting Liverpool dan mengambil peran false nine yang luar biasa. Pada usia 27 tentu ada banyak hal yang akan datang dari pemain berbakat asal Brasil tersebut. Selain itu, banyak pihak juga yang mengatakan bahwa Firmino adalah striker modern yang lengkap.

Meskipun, diakhir musim Salah atau Mane cenderung lebih produktif daripada Firmino,tetapi tanpa peran dari Firmino mereka akan kesulitan mencetak banyak gol walaupun Salah dan Mane memiliki kualitas membuat gol yang tinggi. Bersama Liverpool, Hingga kini Firmino telah mencetak 67 gol serta membuat 49 assist dari 195 penampilan di semua kompetisi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *