Hari Ketika Totti Menambah Masa Tahanan Seorang Narapidana

Hari Ketika Totti Menambah Masa Tahanan Seorang Narapidana

Francesco Totti adalah satu nama populer dalam dunia sepak bola. Memiliki fisik dan kemampuan diatas rata-rata membuat namanya banyak dikenal insan sepak bola dunia. Satu yang paling diingat dari Totti adalah tentang loyalitas. Sikap loyalitasnya membuat banyak orang kagum. Tak hanya kawan, beberapa pemain lawan pun mengaku jika Totti layak disebut sebagai legenda.

Penyerang timnas Bosnia yang saat ini sedang membela AS Roma, Edin Dzeko, menyebut Francesco Totti, sebagai seorang legenda yang memiliki kerendahan hati.

“Ketika kamu melihat Francesco Totti, dia adalah legenda. Tidak hanya di klub dan kota Roma, tapi juga di seluruh dunia,”

“Ketika kamu duduk di sampingnya dan bermain bersamanya, kamu akan menyadari betapa normal dan rendah hatinya dia. Kamu tidak akan berpikir dia adalah bintang besar. Dia adalah orang yang sangat rendah hati.”

Francesco Totti memulai karier sepak bolanya di Fortitudo pada 1984 sebelum akhirnya berlabuh di akademi Smit Trastevere. Ia lalu bermain selama kurang lebih tiga tahun di Lodigiani sebelum bertemu dengan cinta sejatinya, AS Roma.

Ya, Totti dikenal sebagai pemain yang sangat identik dengan AS Roma. Jika bicara tentang Roma, maka kalian tidak akan bisa melepas nama Totti dari perbincangan. Pun sebaliknya.

Sejak diangkat ke tim senior pada tahun 1993, Totti perlahan mulai sering dipasang di skuad utama tim srigala ibu kota. Setelah itu, Totti telah merintis jalan menjadi legenda klub, kapten yang paling dicintai, dan juga panutan bagi pemain-pemain muda di Roma, Italia, bahkan seantero Eropa. Totti sudah tampil sebanyak 748 pertandingan dan berhasil mencetak 300 gol hanya untuk Roma. Karena itulah, ia dikenal dengan loyalitasnya yang sangat tinggi.

Berkat kharisma luar biasanya diatas lapangan, Totti banyak disegani. Ketenarannya pun manyebar hingga ke hotel prodeo. Ya, ketika itu ada seorang narapidana di Italia yang menolak dibebaskan karena mengetahui Totti akan berkunjung ke penjara. Sang Napi tidak ingin melewatkan kesempatan bertemu sang idola.

Hari bersejarah bagi sang napi terjadi pada bulan Desember tahun 2006 silam. Totti direncanakan akan mengunjungi sebuah penjara di Rebibbia. Ia akan berkunjung ke sana dalam rangka acara amal.

“Bahkan jika aku hidup selama 100 tahun lagi, aku tidak akan pernah lagi memiliki kesempatan seperti ini untuk berfoto bersama Totti.” seru sang napi

Menceritakan hal tersebut, Totti tak menyangka jika ada orang yang sangat mengidolakannya di dalam penjara.

“Semua orang terlihat sangat senang. Ada orang di sana yang terus berteriak, ‘Aku! Aku! Aku!’ dan ingin mengambil foto denganku,”

“Padahal tidak ada yang membiarkannya ia lewat, tetapi dia mulai mendorong dan terus mencoba mendekatiku untuk berfoto. Aku tidak mengerti mengapa dia begitu nekat.”

Baru setelah Totti akan pergi meninggalkan tempat, mantan kapten AS Roma itu diberitahu oleh salah seorang penghuni penjara. Orang itu berkata pada Totti jika yang terus mengajaknya berfoto telah menunda kebebasannya yang sudah dijadwalkan seminggu yang lalu.

Francesco Totti, akan selalu menjadi sebuah definisi pemain paling loyal, populer dan kharismatik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *