Kisah Kegilaan Mario Balotelli Yang Diungkap Jose Mourinho

Kisah Kegilaan Mario Balotelli Yang Diungkap Jose Mourinho

Bukan hal yang mengagetkan lagi jika Mario Balotelli membuat ulah. Pemain berkebangsaan Italia ini memang dikenal sebagai sosok yang penuh dengan hal-hal kontroversi. Dirinya dikenal iseng dan kerap membuat sensasi dalam dunia sepak bola.

Salah satu cerita uniknya adalah saat ia masih bermain di klub asal Italia, Inter Milan. Keika itu, ia dilatih oleh Jose Mourinho.

Kepada CNN Pedro Pinto, Mourinho lalu menceritakan pengalaman unik dan mengesalkannya dengan Mario Balotelli. Menurut pria yang biasa disapa Mou ini, kisah pemain kontorversial itu bisa ditulisnya dalam buku setebal 200 halaman. Namun, buku tersebut tidak akan ditulis dalam sebuah kisah drama, melainkan komedi.

“Aku bisa menulis buku 200 halaman pada saat di Inter dengan Mario, tapi bukan sebuah buku drama. Itu akan menjadi buku komedi,”

“Aku ingat suatu ketika, saat kami pergi untuk bermain dengan Kazan di Liga Champions. Dalam pertandingan yang semua striker ku dalam keadaan cedera. Tidak ada Diego Milito dan tidak ada Samuel Eto’o. Aku benar-benar dalam kesulitan dan Mario adalah satu-satunya striker yang bisa bermain.”

Karena tak punya pilihan lain, Balotelli pun dimainkan. Lalu pada menit ke 42, dia mendapatkan kartu kuning. Mourinho merasa kebingungan dan takut penyerang mudanya itu berbuat hal yang tidak diinginkan sehingga menyebabkan kartu merah.

Ketika berada di ruang ganti, Mou mengaku jika dirinya butuh waktu hingga 14 menit khusus untuk berbicara dengan Balotelli.

“Mario mendapatkan kartu kuning di menit ke-42. Jadi, ketika aku ke ruang ganti sebelum babak kedua dimulai, aku menghabiskan sekitar 14 menit hanya untuk berbicara kepada Mario.”

“Aku berkata kepadanya: ‘Mario, aku tidak bisa mengubahmu, aku tidak punya striker di bangku cadangan, jadi jangan menyentuh siapapun dan bermainlah hanya dengan bola. Jika kehilangan bola, jangan bereaksi. Jika seseorang memprovokasimu, jangan bereaksi, jika wasit membuat kesalahan, jangan bereaksi. Aku mohon, Mario”.

Setelah percakapan yang cukup panjang di ruang ganti, Mou kembali ke lapangan dan menghadapi babak kedua dengan penuh rasa cemas.

Ternyata, kecemasannya itu benar-benar menjadi kenyataan. Mario Balotelli dikartu merah oleh wasit pada menit ke 60!

Setelah tersebar ke seluruh penjuru dunia, kejadian unik itupun menjadi perbincangan warganet.

Selain kejadian tersebut, Mou juga sempat menceritakan perilaku konyol Mario Balotelli yang saat itu akan diajaknya rapat.

Ketika itu, Balotelli yang dipanggil Mourinho untuk rapat menolak untuk hadir, karena ia akan datang ke gelaran Formula 1.

“Balotelli mengatakan kepadaku ‘rapat bersamamu bisa setiap hari, tapi menyaksikan F1 di Italia hanya sekali dalam setahun’,” ucap Mourinho

Mourinho mengaku jika ia masih tertawa jika mengingat masalah tersebut. Balotelli benar-benar memberi banyak kenangan lucu bagi Mou.

Saat bermain untuk Nice, Balotelli bahkan sempat membuat Patrick Vieira kesal. Legenda Arsenal itu berujar,

“Soal Mario, aku selalu ingin membantahnya, atau sekadar membanting tubuhnya ke dinding atau bahkan menggantungnya di rak jaket. Tetapi aku tak bisa, karena aku bukan lagi seorang pemain.”

Hingga kini setelah usianya menginjak 28 tahun, Mario Balotelli tetaplah Mario Balotelli. Ia masih sering bertingkah konyol hingga mengundang perhatian dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *