10 Comeback Terbaik Sepanjang Sejarah Liga Champions Eropa

10 Comeback Terbaik Sepanjang Sejarah Liga Champions Eropa

Liga Champions menjadi kompetisi yang paling menyajikan banyak drama. Kompetisi yang mempertemukan klub-klub terbaik seantero benua biru ini juga telah melahirkan beberapa pertandingan yang tak akan terlupakan. Seperti fenomena tim yang berhasil menang setelah tertinggal lebih dulu, tak ubahnya menjadi pertandingan yang layak diapresiasi.

Pada kesempatan kali ini, starting eleven akan merangkum 10 comeback terbaik Liga Champions Eropa.

1. Manchester United vs Bayern Munchen (Final 1998/99)

Manchester United mengawali comeback paling diingat dalam sejarah Liga Champions Eropa. Bayern Munich sukses mengungguli United 1-0 lewat sepakan bebas Mario Basler di awal laga. Namun dua gol yang dicetak Tedy Sheringham dan Ole Gunnar Solskjaer di menit terakhir, membawa United menyabet Si Kuping Besar dengan cara yang luar biasa.

Spesialnya lagi, Manchester United juga sukses mencatat treble winner pada musim tersebut.

2. Real Madrid vs Ajax Amsterdam (Babak 16 Besar Champions League 2018/19)

Ajax Amsterdam secara mengejutkan mampu menjadi tim pertama yang berhasil mengusir Real Madrid dari perburuan trofi Liga Champions musim ini. Pertandingan leg kedua yang dimainkan tim besutan Erik ten Hag itu menghasilkan skor yang sangat mencolok, yakni 1-4. Padahal pada pertandingan pertama, Ajax kalah 1-2 di kandang.

Berkat kemenangan ini, secara otomatis Ajax berhasil merebut tiket perempat final setelah menang agregat 5-3 atas el Real.

3. Deportivo La Coruna vs AC Milan (Perempat Final 2003/04)

AC Milan berada diatas angin setelah pada pertandingan pertama menang dengan skor 4-1 atas Deportivo La Coruna. Namun, saat datang dengan sejuta keyakinan ke markas tim lawan, il Rossonero justru dihajar balik dengan skor 4-0.

Hasil itu membuat agregat akhir menjadi 5-4 dan memunculkan nama Deportivo sebagai klub yang layak melaju ke babak selanjutnya. Laga ini menjadi salah satu pertandingan terbaik Deportivo sepanjang sejarah klub.

4. Liverpool vs AC Milan ( Final Champions League 2004/05)

‘The Miracle of Istanbul’. Pecinta sepakbola pasti ingat dengan laga final paling dramatis yang satu ini. Kalah tiga gol di babak pertama, AC Milan dianggap akan keluar sebagai juara. Namun ternyata anggapan itu salah, dibabak kedua, The Reds sukses menyamakan kedudukan hingga memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak adu pinalti.

Di babak adu pinalti, Liverpool sukses menang dengan skor 3-2. Dengan hasil itu, The Kop berhak mengangkat trofi kelima mereka.

5. PSG vs Manchester United (Babak 16 Besar Champions League 2018/19)

Berbekal dua gol tandang, PSG memainkan pertandingan dengan kepala tegak. Namun, Manchester United tak mau tinggal diam. Mereka menghadiri markas kebesaran PSG dengan penuh keyakinan. Benar saja, Manchester United melakukan comeback di leg kedua dengan mempecundangi Paris Saint Germain dengan skor 1-3 di Parc des Princes.

Hasil itupun meloloskan setan merah ke babak perempat final berbekal keunggulan agresivitas gol tandang dalam agregat 3-3.

6. Bayern Munchen vs Chelsea (Final Champions League 2011/12)

Final Liga Champions musim 2011/12 yang mempertemukan antara FC Bayern melawan Chelsea berjalan begitu sengit. Gol baru tercipta setelah Thomas Muller membuka keunggulan bagi The Bavarian pada menit ke 82. Namun keunggulan tersebut tak bertahan lama, The Blues kemudian menyamakan kedudukan lewat gol Didier Drogba pada menit ke 88.

Setelah pertandingan dilanjutkan ke babak adu pinalti, Chelsea keluar sebagai juara.

7. Real Madrid vs Wolfsburg (Perempat FInal 2015/16)

Pertandingan pertama yang dimainkan di kandang, Wolfsburg sukses melibas tamunya, Real Madrid, dengan skor 2-0. Tak tinggal diam, Ronaldo dan kawan-kawan berniat memenangkan pertandingan di Santiago Bernabeu. Benar saja, Real Madrid sukses melakukan comeback dan melaju ke babak selanjutnya setelah mampu menang dengan skor 3-0. Semua gol Los Galacticos diborong oleh Cristiano Ronaldo.

8. Barcelona vs Paris Saint-Germain (Perempat Final 2016/17)

Barcelona mengukir sejarah pada babak perempat final Liga Champions musim 2016/17. La Blaugrana yang takluk di kandang Paris Saint Germain dengan skor 4-0 mampu melakoni laga luar biasa saat berlaga di Camp Nou.

Tertinggal empat gol mampu dibalas dengan kemenangan 6-1 di depan para pendukungnya sendiri. Ketika itu, Sergi Roberto sukses menjadi pahlawan el Barca setelah mencetak gol pada masa injury time.

9. Barcelona vs AS Roma (Perempat Final 2017/18)

Meski pernah mengukir sejarah di musim sebelumnya, Barcelona harus merasakan sakitnya dihajar balik oleh tim lawan. Menang dengan skor 4-1 atas AS Roma di kandang, Lionel Messi dan kolega harus tertunduk lesu setelah pasukan serigala Roma tampil begitu garang di depan para pendukungnya sendiri.

Lewat aksi brilian Kostas Manolas, AS Roma sukses menang dengan skor 3-0 dan lolos ke babak selanjutnya setelah unggul gol tandang.

10. Juventus vs Atletico Madrid (Babak 16 Besar Champions League 2018/19)

Cristiano Ronaldo menasbihkan diri sebagai yang terbaik setelah mampu mencetak hattrick ke gawang Athletico Madrid pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions Eropa. Kegemilangannya itu sukses membawa Juventus melaju ke babak perempat final meski sebelumnya kalah 0-2 di Wanda Metropolitano.

Itulah tadi comeback terbaik yang pernah terjadi di Liga Champions Eropa. Mana pertandingan paling seru menurut football lovers? Silahkan tulis komentar kalian dibawah. Jangan lupa untuk like dan share..

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *