Apa Saja Aturan Baru IFAB dan Bagaimana Pengaruhnya bagi Sepak Bola?

Apa Saja Aturan Baru IFAB dan Bagaimana Pengaruhnya bagi Sepak Bola?

International Football Association Board (IFAB) adalah badan yang berwenang mengubah atau memperbarui peraturan pertandingan sepak bola. Dalam pertemuan tahunan IFAB di Aberdeen Sabtu lalu, mereka menghasilkan beberpa putusan baru. Badan yang dibentuk oleh empat negara Britania plus perwakilan FIFA tersebut meluncurkan beberapa peraturan baru terkait handsball, pemain ke luar saat pergantian, pagar betis, tendangan gawang, drop ball saat bola mengenai wasit, dan rebound saat penalti.

Aturan baru ini akan diberlakukan di seluruh dunia pada 1 Juni 2019. Setidaknya ada lima regulasi baru yang amat berbeda dari peraturan saat ini:

  1. Semua handball berbuah tendangan bebas

Selama ini kita biasa menyaksikan wasit membiarkan permainan berlanjut walaupun mengenai tangan seorang pemain dengan dalih tidak sengaja. Dengan aturan baru, kapan pun bola mengenai tangan, entah sengaja atau tidak, tendangan bebas akan tetap diberikan.

Ke depan, tidak akan ada lagi gol yang tercipta dari sebuah handsball tidak sengaja. Tidak akan ada lagi pula para pemain mengambil keuntungan karena tak sengaja menyentuh bola dengan tangannya.

  1. Tidak ada rebound dari penalti

Paul Pogba pernah mencetak gol dari tendangan rebound penaltinya sendiri. Di Derbi London Utara pekan lalu, Jan Vertonghen menyapu rebound penalti Pierre Emerick-Aubameyang. Melalui aturan baru, permainan tak akan dilanjutkan jika penalti ditepis kiper atau mengenai mistar. Tidak akan ada kesempatan cedera, persis situasi ketika adu penalti.

  1. Pemain pengganti boleh meninggalkan lapangan di mana pun

Selama ini, proses pergantian harus dilakukan di samping ofisial keempat di tepi lapangan. Kondisi tersebut membuat pergantian pemain sering disalahgunakan untuk mengulur-ulur waktu. Melalui aturan baru, situasi tersebut tak akan terjadi lagi karena pemain yang digantikan boleh meninggalkan lapangan di mana pun. Wasit akan diminta memerintahkan pemain untuk keluar melalui tepi lapangan terdekat.

  1. Tidak boleh ada gangguan di pagar betis

Baru-baru ini Alexandre Lacazette mencetak gol ke gawang Bournemouth melalu tendangan bebas setelah beberapa pemain Arsenal menginterupsi pagar betis yang disusun para pemain Bournemouth. Aturan baru IFAB tak akan mengizinkan tindakan semacam ini. Para pemain lawan harus menjauh dari pagar betis paling tidak dengan jarak satu meter.

  1. Pelatih juga akan mendapatkan kartu

Selama ini, peringatan atau pengusiran terhadap pelatih dilakukan oleh wasit dengan verbal. Melalui aturan baru, segala peringatan bagi wasit akan menggunakan kartu seperti kepada para pemain. Para pelatih seperti Nuno Espirito Santo dan Jurgen Klopp berpotensi terkena hukuman kartu ini di masa mendatang.

Selain beberapa aturan di atas, masih terdapat pergantian minor lain, di antaranya:

Bola tendangan gawang tak diharuskan meninggalkan kotak penalti. Itu artinya para bek tengah bisa menerima umpan dari kiper dari dalam kotak penalti.

Dalam situasi apa pun ketika bola membentur wasit, mekanisme drop ball akan diberlakukan.

Seperti apa wajah sepak bola ke depannya? Kita tunggu saja musim depan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *