Biografi Gerard Pique

Biografi Gerard Pique

Gerard Pique Bernabeu lahir pada 2 februari 1987, di Barcelona, Spanyol dari pasangan Joan dan Monserrat.

Mungkin terbesit dalam benak football lovers mengapa ada nama Bernabeu dalam diri Pique. Seperti diketahui bahwa dirinya adalah orang asli Catalan dan Bernabeu sendiri menjadi legenda rival tim kota Catalan.

Ternyata, nama Bernabeu diambil dari nama kakeknya, Amador Bernabeu. Amador Bernabeu merupakan ayah dari ibu Pique. Dia adalah mantan wakil presiden Barcelona.

Pique lahir dari keluarga kaya. Ayahnya merupakan seorang bisnisman dan ibunya adalah seorang direktur rumah sakit terkemuka di Barcelona.

Pique dikenal sebagai pribadi yang emosional namun juga peduli. Banyak yang mengatakan jika Pique adalah pendengar yang baik.

Pique mulai menunjukkan ketertarikannya terhadap sepak bola di usia 10 tahun saat dirinya bergabung dengan akademi La Masia. Saat berada di La Masia, Pique dikenal sebagai pemain yang tangguh.

Ia sering memenangi gelar bersama tim muda FC Barcelona.

Gerard Pique berkembang sangat baik saat berada di akademi La Masia. Bahkan, dirinya sering berpindah posisi dan tetap mampu menunjukkan kehebatannya.

Sebagai seorang defender, Pique termasuk kedalam pemain yang rajin mencetak gol.

Setelah menjalani karir di akademi La Masia, Pique terbang ke Inggris untuk bergabung dengan Manchester United pada akhir musim 2003/04. Meski dikenal sebagai pemain yang mudah beradaptasi, Pique mengalami kesulitan saat berada di Old Trafford.

Dirinya sulit bersaing dengan bek-bek tangguh setan merah waktu itu.

Pada tahun 2004, ia memulai debut dengan United saat masuk sebagai pemain pengganti pada kompetisi Carling Cup melawan Crewe Alexandra.

Pada Maret 2006, ia memulai debut penuh dengan Manchester United saat melawan West Ham United di kompetisi Liga Primer Inggris. Saat itu Pique berposisi sebagai bek kanan menyusul cederanya Gary Neville.

Pada musim 2006/07, Manchester United meminjamkan dirinya ke Real Zaragoza. Pique bermain sebanyak 22 kali bersama dengan Gabriel Milito. Disana, ia sempat diplot sebagai gelandang tengah.

Saat bermain bersama klub Spanyol itupun Pique belum terlalu mendapat banyak kepercayaan. Ia lebih sering menjadi penghangat bangku cadangan.

Musim berikutnya, Pique kembali ke MU dan mencetak gol pertamanya pada kompetisi Liga Champions. Pique menjadi salah satu aktor penting dalam kemenangan 4-0 MU melawan Dynamo Kyiv.

Pique mencetak gol keduanya untuk Manchester United saat bertandang ke Italia untuk melawan AS Roma pada 12 Desember 2007.

Meski begitu, Pique tetap merasa kurang beruntung karena tak mampu menembus skuat utama United.

Akhirnya pada 27 Mei 2008 dirinya menandatangani kontrak empat tahun dengan FC Barcelona. Pique merasa bahagia karena bisa kembali ke tim masa kecilnya dulu.

Ia pun mengaku senang karena sempat bermain untuk tim terbaik di Inggris, Manchester United.

Di FC Barcelona, Pique tumbuh menjadi sosok luar biasa. pada musim pertamanya, Pique sukses melakoni 45 penampilan. Tidak hanya menjadi pilihan utama, diriya juga berhasil mencetak 3 gol untuk La Blaugrana.

Menyusul penampilan apiknya bersama Barcelona, Pique dipanggil ke timnas Spanyol. Ia menjalani laga melawan Turki sebagai pengganti Carles Puyol yang saat itu menderita cedera.

Laga yang digelar di Santiago Bernabeu waktu itu memberi kenangan manis bagi Pique. Dirinya mencetak satu-satunya gol kemenangan tim matador.

Dirinya pun masuk kedalam skuat utama timnas Spanyol yang pentas di Piala Dunia 2010. Berduet dengan Carles Puyol, keduanya hanya kebobolan sebanyak dua kali.

Melakoni partai final melawan Belanda, Spanyol keluar sebagai juara dunia untuk pertama kalinya.

Selain kisah manisnya bersama tim matador, Pique juga menemukan cinta sejatinya disana. Adalah Shakira, penyanyi internasional yang mengisi tema lagu utama Piala Dunia 2010, berhasil menaklukkan hati Pique.

Pique merasa jatuh cinta kepada penyanyi asal Kolombia itu sejak pertama kali melihatnya. Setelah meminta nomor telefonnya, mereka kemudian saling berkomunikasi dan akhirnya menjalin hubungan serius.

Hanya memiliki sedikit kesempatan untuk bertemu dengan wanita pujaannya itu, Pique berjanji kepada Shakira untuk menjuarai Piala Dunia. Dan benar, pria Spanyol itupun menepati janjinya dengan menjadi jawara sekaligus mewujudkan mimpinya untuk bertemu dengan Shakira.

Namun tahukah kalian, meski kekasihnya itu adalah seorang penyanyi, Pique mengaku bahwa penyanyi favoritnya adalah Lady Gaga. Selain Lady Gaga, Pique juga merupakan penggemar dari band ternama asal Irlandia, U2.

Penyanyi dan grup band favoritnya itu sering menjadi pilihan ketika dirinya sedang menikmati waktu satai. Pique juga mengatakan jika daftar lagunya diisi oleh musisi favoritnya itu.

Setelah berhasil menjuarai Piala Dunia, Pique kembali ke Barcelona. Pada 2011, Pique menjadi bagian dari tim yang berhasil menjuarai trofi Liga Champions, yang mana pada saat itu Barcelona sukses menghentikan perlawanan MU di partai final dengan skor 3-1.

Melanjutkan perjalanan emasnya, Pique berduet dengan Sergio Ramos di timnas Spanyol yang berhasil menjuarai Piala Eropa tahun 2012.

Karena ketatangguhannya dalam menjaga pertahanan tim, Pique disejajarkan dengan legenda Jerman, Franz Beckenbauer. Bukan kejutan bila para penggemarnya menjuluki Pique sebagai Piquenbauer.

Hingga saat ini, Pique masih menjadi andalan FC Barcelona untuk memenangi beberapa gelar prestis seperti La Liga Spanyol, Copa del Rey, hingga Liga Champions Eropa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *