AC Milan vs Inter Milan: Siapa Sebenarnya Pemilik San Siro?

AC Milan vs Inter Milan: Siapa Sebenarnya Pemilik San Siro?

Di antara jajaran stadion legendaris dunia, nama stadion San Siro di kota Milan jelas jadi salah satunya. Stadion tersebut berdiri megah dengan atap khas, yang menjadikannya seakan kapal alien yang mendarat di bumi.

Dalam sejarahnya, San Siro atau Giuseppe Meazza pernah menjadi tuan rumah event-event akbar. Di antaranya meliputi Piala Dunia 1934, Euro 1980, Piala Dunia 1990, serta beberapa kegiatan non olahraga seperti konser-konser musisi terkenal.

Menariknya, tak seperti stadion besar Eropa lain yang identik dengan satu klub, seperti Anfield di Liverpool, atau Allianz Arena di Bayern Munich, San Siro yang kita kenal justru digunakan dua klub secara bersamaan. Dua penghuni tersebut ialah AC Milan dan Inter Milan.

Lantas, siapa sebenarnya pemilik San Siro?

Well, terlebih dahulu kita harus membedakan penggunaan nama stadion ini. Bagi Inter Milan dan pendukungnya, stadion ini disebut Giuseppe Meazza. Nama tersebut merupakan legenda Inter era 30-an yang bermain dalam satu dekade bersama Nerazzuri. Ia juga dijadikan nama resmi stadion ini, yakni Stadio Giuseppe Meazza.

Bagi AC Milan dan pendukungnya, stadion ini disebut sebagai San Siro. San Siro diambil dari nama kawasan tempat stadion tersebut berdiri. Selain itu, publik luar juga lebih sering menyebut stadion ini sebagai San Siro.

Jadi, jika Inter bermain di kandang, mereka akan disebut bermain di Giuseppe Meazza. Jika Milan berlaga di kandang, mereka akan disebut bermain di San Siro.

Bila merunut sejarah, adalah AC Milan yang pertama kali menjadi pemilik stadion tersebut. Pada tahun 1925, presiden Milan waktu itu, Piero Pirelli, membeli sebuah bidang tanah dengan koceknya sendiri. Ia lantas meminta arsitek untuk membangun stadion khusus sepak bola yang akan dipakai klubnya.

Sayangnya, pada 1935, manajemen klub mengalami kesulitan keuangan. Aset terbesar mereka, yakni Stadion San Siro, terpaksa dijual ke Pemerintah Kota Milan. Sejak saat itu, mereka menjadi penyewa stadion tersebut untuk menggelar laga kandang.

Inter Milan baru menggunakan stadion tersebut pada 1947. Pada tahun itu, mereka mulai menyewa stadion San Siro.

Jadilah San Siro menjadi tuan rumah bagi dua klub terbesar Milan. Dua klub tersebut masih bertahan hingga kini.

Praktik “stadion untuk berdua” pun masih lazim ditemukan di Italia. Genoa dan Sampdoria sama-sama menggunakan Luigi Ferraris. Roma dan Lazio juga berkandang di Olimpico Rome. Sebelum Juventus Stadium kelar beberapa tahun lalu, Juventus dan Torino sama-sama berkandang di Olimpico Turin.

Jadi, untuk menjawab siapa pemilik San Siro saat ini, tentu jawabannya adalah Pemerintah Kota Milan. Namun, bila pertanyaannya berbunyi siapa pendiri dan pemilik lawas San Siro, maka jawabannya adalah AC Milan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *