10 Fakta Romelu Lukaku Yang Tidak Kamu Ketahui

10 Fakta Romelu Lukaku Yang Tidak Kamu Ketahui

Dengan tubuh gempalnya, Romelu Lukaku tetap menjadi andalan di lini serang timnas Belgia. Pria yang kini bermain untuk Manchester United itu memiliki kekuatan serta kecepatan yang tak kalah mumpuni. Datang dari keluarga yang jauh dari kata cukup, Lukaku berhasil menunjukkan kepada dunia bahwa dirinya mampu mengangkat martabat keluarganya yang dulu sempat menjadi cemoohan..

Pada kesempatan kali ini, starting eleven akan merangkum 10 fakta dari Romelu Lukaku..

#1

Lukaku sangat fasih berbicara dalam 9 bahasa. Penyerang Belgia itu mampu berbicara dengan menggunakan bahasa Perancis, Belanda, Inggris, Portugal, Spanyol, Kongo, Jerman, Lingala, dan Belgia.

#2

Diusianya yang baru menginjak 23 tahun, Lukaku menjadi pencetak gol terbanyak dari siapapun. Pada usia 23, Lukaku sudah berhasil menyarangkan bola kedalam gawang sebanyak 123 kali. Di usia yang sama, Ronaldo baru mencetak 110 gol, Luis Suarez 107 gol, Rooney 100 gol, dan Zlatan 65 gol.

#3

Lukaku sangat mengidolakan sang ayah dan Didier Drogba. Menurut beberapa kabar, Lukaku mau bermain untuk Chelsea karena ingin mengikuti jejak idolanya, yakni Drogba.

Dirinya juga mengidolakan Roger Lukaku yang mana adalah ayahnya sendiri. Sang ayah menjadi sosok inspiratif bagi Lukaku. Roger Lukaku juga merupakan pesepakbola yang pernah bermain untuk FC Seraing.

#4

Diusia 12 hingga 14 tahun, ibunya selalu membawa akta kelahiran Romelu Lukaku. Hal itu disebabkan karena tubuh besarnya sering dipertanyakan oleh orang tua pemain lawan.

#5

Lukaku hidup dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. Lukaku kecil mulai merasa yakin bahwa keluarganya miskin dari melihat sang ibu yang sering menambahkan air kedalam susu yang dikonsumsinya sehari-hari.

#6

Lukaku menjadi pemain yang menodai perpisahan Sir Alex Ferguson dengan Manchester United. Sir Alex Ferguson menjalani laga perpisahan sebagai manajer Man United pada 19 Mei 2013. Kala itu, Man United bertandang ke markas West Bromwich Albion. Saat itu, Lukaku masih bermain bersama klub tersebut.

Man United sempat unggul 3-0, kemudian unggul 5-2. Namun, skor akhir adalah 5-5. Dalam laga itu, Lukaku mampu mengemas hat-trick dan membuat laga perpisahan Sir Alex sebagai manajer Man United menjadi kurang berkesan.

#7

Lukaku lahir di dalam keluarga yang sangat mencintai sepakbola. Ayahnya, Roger Menama Lukaku adalah mantan pemain Belgia. Adik kecilnya, Jordan, juga bermain sebagai bek kiri untuk Lazio. Saudaranya Boli Bolingoli-Mbombo berman untuk Club Brugge.

#8

Saat masih bersekolah di Saint-Guidon Institute di Brussels, Romelu Lukaku menjadi tokoh dalam sebuah film dokumenter berjudul De Scholl Van Lukaku (Sekolah Lukaku). Dalam film itu, Lukaku diajak berkunjung ke London, tepatnya ke Stadion Stamford Bridge.

Di film tersebut, Lukaku mengungkap bahwa impian terbesarnya adalah bermain bersama Chelsea yang bermarkas di Stamford Bridge. Ternyata, itu merupakan impian sebenarnya. Dan menariknya, seiring berjalannya waktu, Lukaku benar-benar dikontrak Chelsea meski pada akhirnya menjalani musim yang kurang beruntung.

#9

Romelu Lukaku memiliki hubungan yang sangat baik dengan Paul Pogba. Bahkan Lukaku menganggap bahwa Pogba adalah sahabat terbaiknya.

Kedua pemain itu sering berlibur bersama ke Amerika Serikat. Keduanya pun semakin akrab karena memiliki agen yang sama, yakni Mino Raiola.

#10

Masa kecil menjadi masa yang paling menyedihkan bagi Lukaku. Saat itu, ia harus menempati sebuah tempat tinggal kumuh yang penuh tikus.

Parahnya lagi, keluarga Lukaku sering menjadi korban rasisme dari orang-orang berkulit putih di Belgia.

Meski harus melewati beberapa rintangan terjal dalam perjalanan hidupnya. Lukaku berhasil membuktikan kepada dunia bahwa dirinya adalah salah satu penyerang terbaik yang pernah ada.





Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *